Rupiah Kian Jeblok, UU JPSK Minta Segera Diselesaikan

Rabu, 16 September 2015 - 14:46 WIB
Rupiah Kian Jeblok,...
Rupiah Kian Jeblok, UU JPSK Minta Segera Diselesaikan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan perlu adanya protokol krisis untuk mengantisipasi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang semakin jeblok. Karena itu, Undang-undang Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) perlu segera diselesaikan.

"Selain meningkatkan kepercayaan, sangat bisa ada protokol krisis yang jelas dari pemerintah," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Tito menyarankan, tidak hanya unsur fiskal dan moneter saja yang termasuk ke dalam protokol tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga bisa masuk ke sana.

"Bukan hanya fiskal dan moneter, bisa termasuk OJK, ada tiga ketua eksekutif di sana. Libatkan ini dalam satu dengan moneter, fiskal dan BI," jelas dia.

Sementara protokol itu diharapkan memiliki payung hukum berupa peraturan pemerintah (PP). Karena itu, harus ada kerja keras dari otoritas.

"Harapkan bentuk PP agar jelas. Jadi ini harus ada, mau tidak mau kerja keras otoritas pemerintah, moneter, fiskal untuk menguatkan lagi rupiah," pungkasnya.

Sekadar informasi, Komisi XI DPR pada bulan lalu berjanji RUU JPSK bisa rampung dalam tiga bulan. Regulasi tersebut penting untuk menghadapi krisis di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

Baca:

Rupiah Makin Terseok-seok Siang Ini

Analis Prediksi Rupiah Bisa Tembus Rp16.800/USD
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved