IHSG Sesi I Ditutup Positif Mengekor Bursa Asia
Kamis, 17 September 2015 - 12:18 WIB
IHSG Sesi I Ditutup Positif Mengekor Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari keempat pekan ini makin positif, mengekor bursa utama Asia. IHSG terkerek 36,34 poin atau 0,84% ke level 4.368,86.
IHSG dibuka balik arah menguat didukung bursa global dan regional, menjelang rilis suku bunga Bank Indonesia (BI rate). IHSG bertambah 13,55 poin atau 0,31% ke level 4.346,06.
IHSG kemarin ditutup kebakaran di tengah menguatnya bursa Asia, terutama bursa China yang naik tajam. IHSG minus 14,65 poin atau 0,34% ke level 4.332,51.Sementara siang hari ini, bursa utama Asia positif semua.
Adapun, indeks Shanghai menguat 16,04 poin atau 0,51% ke 3.168,31; indeks Hang Seng menguat 169,70 poin atau 0,77% ke 22.136,36; indeks Strait Times naik 28,80 poin atau 1,00% ke 2.896,77 dan indeks Nikkei melonjak 216,70 poin atau 1,19% ke 18.388,30.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,84 triliun dengan 2,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp344,24 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,30 triliun dan aksi beli Rp957,19 miliar. Tercatat 158 saham menguat, 92 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 1,82%, diikuti perdagangan menguat 1,29%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor perkebunan yang terkoreksi 0,52%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp475 menjadi Rp26.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp850 menjadi Rp41.500 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp90 menjadi Rp2.785.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp35 menjadi Rp1.755, PT Provident Agro Tbk (PALM) turun Rp55 menjadi Rp535 dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk Tbk (BTEK) melemah Rp100 menjadi Rp1.500.
(Baca: IHSG Dibuka Menguat Terimbas Bursa Global dan Regional)
IHSG dibuka balik arah menguat didukung bursa global dan regional, menjelang rilis suku bunga Bank Indonesia (BI rate). IHSG bertambah 13,55 poin atau 0,31% ke level 4.346,06.
IHSG kemarin ditutup kebakaran di tengah menguatnya bursa Asia, terutama bursa China yang naik tajam. IHSG minus 14,65 poin atau 0,34% ke level 4.332,51.Sementara siang hari ini, bursa utama Asia positif semua.
Adapun, indeks Shanghai menguat 16,04 poin atau 0,51% ke 3.168,31; indeks Hang Seng menguat 169,70 poin atau 0,77% ke 22.136,36; indeks Strait Times naik 28,80 poin atau 1,00% ke 2.896,77 dan indeks Nikkei melonjak 216,70 poin atau 1,19% ke 18.388,30.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,84 triliun dengan 2,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp344,24 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,30 triliun dan aksi beli Rp957,19 miliar. Tercatat 158 saham menguat, 92 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 1,82%, diikuti perdagangan menguat 1,29%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor perkebunan yang terkoreksi 0,52%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp475 menjadi Rp26.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp850 menjadi Rp41.500 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp90 menjadi Rp2.785.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp35 menjadi Rp1.755, PT Provident Agro Tbk (PALM) turun Rp55 menjadi Rp535 dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk Tbk (BTEK) melemah Rp100 menjadi Rp1.500.
(Baca: IHSG Dibuka Menguat Terimbas Bursa Global dan Regional)
(rna)
Lihat Juga :