OPEC Target Pangsa Pasar, Harga Minyak Menukik

Jum'at, 18 September 2015 - 09:55 WIB
OPEC Target Pangsa Pasar,...
OPEC Target Pangsa Pasar, Harga Minyak Menukik
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia menukik pada Jumat pagi di tengah tanda-tanda baru bahwa Timur Tengah akan memprioritaskan pangsa pasar daripada harga, sementara Amerika Serikat mempertahankan suku bunga terendah di tengah kekhawatiran atas kesehatan ekonomi global.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di USD46,70/barel pada pukul 08.49 WIB, turun 20 sen dari penutupan terakhir. Harga minyak Brent sedikit berubah menjadi USD49,14/barel.

Kuwait sebagai salah produsen utama dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menyatakan pada Kamis bahwa pasar minyak akan melakukan keseimbangan sendiri tetapi akan memakan waktu, sehingga diperlukan dukungan.

Sumber-sumber di OPEC memperkirakan harga minyak akan naik tidak lebih dari USD5/barel tahun ini untuk mencapai USD80 pada tahun 2020, dengan perlambatan pertumbuhan produksi di negara non-OPEC tidak cukup untuk menyerap kelebihan minyak saat ini.

Harga yang lebih rendah terjadi meski Fed menjaga suku bunga rendah. Analis telah menyarankan, melemahnya dolar AS (USD) akan memberikan beberapa dukungan untuk harga minyak mentah karena membuat minyak mentah yang diperdagangkan dalam USD menjadi lebih murah bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lainnya.

"Dengan Fed menahan suku bunga dan USD lemah, dukungan harus kembali ke pasar komoditas," kata ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/9/2015).

Namun beberapa pedagang tidak setuju. Menurut mereka, ditundanya kenaikan suku bunga Fed memberi dampak tidak hanya pada melemahnya USD dan ekonomi global, tapi juga kekhawatiran terhadap permintaan minyak global.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
2 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved