IHSG Dibuka Balik Melemah Sejalan Bursa Asia
Senin, 21 September 2015 - 09:16 WIB
IHSG Dibuka Balik Melemah Sejalan Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka balik arah melemah sejalan dengan bursa Asia. IHSG tergerus 27,95 poin atau 0,64% ke level 4.352,37.
IHSG pada akhir pekan lalu berhasil ditutup reli, meski dengan kenaikan sangat tipis. IHSG hanya menguat 1,94 poin atau 0,04% ke level 4.380,32.
Penguatan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Semantara pagi ini, bursa Asia dibuka menurun terimbas pelemahan Wall Street pada akhir pekan lalu karena Federal Reserve mempertahankan suku bunga mendekati nol memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Akhir pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,7%; indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite kehilangan masing-masing 1,6% dan 1,4%. (Baca: Wall Street Jatuh Setelah Fed Khawatir Ekonomi Dunia)
Dikutip dari CNBC, perhatian juga beralih ke Yunani, di mana Perdana Menteri terpilih Alexis Tsipras mengklaim kemenangan dalam pemilihan umum negara itu pada hari Minggu waktu setempat dan akan kembali berkuasa di pemerintahan.
Sementara itu, investor juga melihat perkembangan mata uang Malaysia setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) juga ikut melakukan penyelidikan atas tuduhan korupsi dan pencucian uang dalam kasus 1Malaysia Development Berhard (1MDB).
Adapun, indeks Shanghai melemah 9,62 poin atau 0,31% ke 3.088,29; indeks Hang Seng tergerus 260,83 poin atau 1,19% ke 21.660,00; indeks Strait Times turun 11,2 3poin atau 0,39% ke 2.869,64.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp38 miliar dengan 33 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp8,04 miliar dan aksi beli Rp10,89 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 76 saham melemah dan 23 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalama adalah industri dasar yang turun 0,96%, diikuti konsumer minus 0,90%. Sedangkan yang menguat hanya sektor infrastruktur yang naik 0,02%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp75 menjadi Rp6.400, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp35 menjadi Rp2.430 dan PT Surya Citra Media Tbk (SMCA) naik Rp20 menjadi Rp2.800.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp725 menjadi Rp16.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp400 menjadi Rp38.700 dan PT Gudang Garam Tbk Tbk (GGRM) melemah Rp325 menjadi Rp42.500.
Baca:
IHSG Rentan Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Tertekan
IHSG pada akhir pekan lalu berhasil ditutup reli, meski dengan kenaikan sangat tipis. IHSG hanya menguat 1,94 poin atau 0,04% ke level 4.380,32.
Penguatan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Semantara pagi ini, bursa Asia dibuka menurun terimbas pelemahan Wall Street pada akhir pekan lalu karena Federal Reserve mempertahankan suku bunga mendekati nol memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Akhir pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,7%; indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite kehilangan masing-masing 1,6% dan 1,4%. (Baca: Wall Street Jatuh Setelah Fed Khawatir Ekonomi Dunia)
Dikutip dari CNBC, perhatian juga beralih ke Yunani, di mana Perdana Menteri terpilih Alexis Tsipras mengklaim kemenangan dalam pemilihan umum negara itu pada hari Minggu waktu setempat dan akan kembali berkuasa di pemerintahan.
Sementara itu, investor juga melihat perkembangan mata uang Malaysia setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) juga ikut melakukan penyelidikan atas tuduhan korupsi dan pencucian uang dalam kasus 1Malaysia Development Berhard (1MDB).
Adapun, indeks Shanghai melemah 9,62 poin atau 0,31% ke 3.088,29; indeks Hang Seng tergerus 260,83 poin atau 1,19% ke 21.660,00; indeks Strait Times turun 11,2 3poin atau 0,39% ke 2.869,64.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp38 miliar dengan 33 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,04 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp8,04 miliar dan aksi beli Rp10,89 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 76 saham melemah dan 23 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalama adalah industri dasar yang turun 0,96%, diikuti konsumer minus 0,90%. Sedangkan yang menguat hanya sektor infrastruktur yang naik 0,02%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp75 menjadi Rp6.400, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp35 menjadi Rp2.430 dan PT Surya Citra Media Tbk (SMCA) naik Rp20 menjadi Rp2.800.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp725 menjadi Rp16.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp400 menjadi Rp38.700 dan PT Gudang Garam Tbk Tbk (GGRM) melemah Rp325 menjadi Rp42.500.
Baca:
IHSG Rentan Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Tertekan
(rna)
Lihat Juga :