Ini Bantahan Tuduhan Gratifikasi Rini Soemarno

Selasa, 22 September 2015 - 22:04 WIB
Ini Bantahan Tuduhan...
Ini Bantahan Tuduhan Gratifikasi Rini Soemarno
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantah tuduhan gratifikasi kepada Menteri BUMN Rini Soemarno terkait Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) RJ Lino yang dilontarkan politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu.

Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian BUMN Teddy Poernama menyatakan, tuduhan mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) tersebut menerima perabot rumah tangga seperti yang dilaporkan Masinton adalah tidak benar.

"Tuduhan tersebut mengada-ada dan tidak memiliki dasar yang kuat," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (22/9/2015) malam.

Dia mengungkapkan selama ini Menteri BUMN tidak pernah tinggal di kediaman resmi Jalan Widya Chandra IV No 15 Jakarta Selatan. Rini tinggal di kediaman pribadinya, sedangkan rumah jabatan dijadikan tempat aktivitas para anggota Darma Wanita Kementerian BUMN dan Ikatan Isteri Pimpinan BUMN (IIP BUMN) yang diselenggarakan sewaktu-waktu .

"Memang ada 15 lukisan karya Nyonya Betty RJ Lino yang dipajang di rumah tempat pertemuan anggota Darma Wanita dan IIP BUMN," imbuhnya.

Rumah yang menjadi jatah menteri BUMN serta seluruh barang dan perabot di dalamnya adalah inventaris negara dan dikelola oleh Kementerian Sekretaris Negara. Rumah jabatan ini diserah terimakan kepada Biro Umum Kementerian BUMN, pada 20 Oktober 2014.

Rumah jabatan tersebut sejak zaman menteri BUMN Dahlan Iskan pada 2012 tidak pernah di tempati sampai saat ini. "Karena itulah rumah terasa kosong dan hampa, minus dekorasi seperti lukisan misalnya. Melihat hal tersebut Nyonya Lino dalam kapasitasnya sebagai ketua Ikatan Isteri Pimpinan BUMN yang mempunyai hobi melukis berinisiatif memajang lukisan karyanya agar ruangan terlihat lebih asri," jelas Teddy.

Selain lukisan, istri Bos Pelindo II tersebut juga menempatkan satu set sofa dan beberapa barang lain pada Maret 2015. "Pada bulan itu pengadaan sofa baru masih dalam proses lelang. Baru beberapa pekan kemudian secara bertahap rumah dinas itu dipenuhi furnitur," imbuhnya.

Teddy menegaskan, sofa dan peralatan lainnya akan dikembalikan kepada Pelindo II mengingat statusnya sebagai barang inventaris perseroan.

Baca juga:

Rini Soemarno Tertawa Tanggapi Laporan Gratifikasi

Istana Belum Tahu Rini Dilaporkan soal Gratifikasi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Thohir Ganti Slogan...
Erick Thohir Ganti Slogan BUMN Warisan Rini Soemarno
Terungkap! Program Restrukturisasi...
Terungkap! Program Restrukturisasi BUMN dari Zaman Rini Soemarno hingga Erick Thohir
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap Alasan Tak Depak Bos BUMN Pilihan Rini Soemarno
Erick Thohir Kumpulin...
Erick Thohir Kumpulin Mantan Menteri BUMN dari Tanri Abeng hingga Rini Soemarno, Ada Apa ?
Kabar Duka, Mantan Dirut...
Kabar Duka, Mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno Meninggal Dunia
Menteri PANRB Tekankan...
Menteri PANRB Tekankan Peran Strategis Akademisi dalam Reformasi Birokrasi
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
50 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved