Delapan Sektor Melemah, IHSG Dibuka Kembali Tertekan
Senin, 28 September 2015 - 09:15 WIB
Delapan Sektor Melemah, IHSG Dibuka Kembali Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka kembali tertekan melemahnya delapan sektor saham. IHSG tergerus 11,5 poin atau 0,27% ke level 4.197,94.
IHSG akhir pekan lalu ditutup gagal menguat karena ditekan sektor keuangan. IHSG turun 34,99 poin atau 0,82% ke level 4.209,44. Koreksi itu di tengah melemahnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka memerah karena investor mencerna data utama dari ekonomi terbesar kedua di dunia. Tapi bursa di Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan ditutup untuk Festival Pertengahan Musim Gugur.
Dikutip dari CNBC, Badan Statistik Nasional China menyebut, industri China menurun 8,8% pada Agustus, lebih buruk dari bulan sebelumnya yang jatuh 2,9%. Selama delapan bulan pertama tahun ini, laba turun 1,9% karena turunnya harga produsen selama 42 bulan berturut-turut.
Investor mengantisipasi data pekan ini, seperti data resmi manufaktur (PMI) China. Data akan diawasi ketat setelah laporan PMI swasta sebelumnya pada September menyentuh posisi terendah dalam 6,5 tahun di angka 47.
Adapun, indeks Nikkei 225 melemah 205,28 poin atau 1,15% ke 17.675,23; indeks Shanghai turun 44,47 poin atau 1,44% ke 3.047,88; dan indeks Strait Times tergerus 44,37 poin atau 1,59% ke 2.788,53.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp23 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,26 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp17,92 miliar dan aksi beli Rp11,66 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 22 saham melemah dan 14 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang turun 1,39%, diikuti manufaktur minus 0,99%. Sementara yang menguat tertinggi sektor perkebunan yang naik 0,93%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.225 menjadi Rp43.000, PT Astra Agro lestari Tbk (AALI) naik Rp250 menjadi Rp18.200 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 menjadi Rp9.300.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 menjadi Rp16.800, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 menjadi Rp5.000 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp125 menjadi Rp9.350.
Baca:
IHSG Diperkirakan Rebound, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.177-4.270
IHSG akhir pekan lalu ditutup gagal menguat karena ditekan sektor keuangan. IHSG turun 34,99 poin atau 0,82% ke level 4.209,44. Koreksi itu di tengah melemahnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka memerah karena investor mencerna data utama dari ekonomi terbesar kedua di dunia. Tapi bursa di Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan ditutup untuk Festival Pertengahan Musim Gugur.
Dikutip dari CNBC, Badan Statistik Nasional China menyebut, industri China menurun 8,8% pada Agustus, lebih buruk dari bulan sebelumnya yang jatuh 2,9%. Selama delapan bulan pertama tahun ini, laba turun 1,9% karena turunnya harga produsen selama 42 bulan berturut-turut.
Investor mengantisipasi data pekan ini, seperti data resmi manufaktur (PMI) China. Data akan diawasi ketat setelah laporan PMI swasta sebelumnya pada September menyentuh posisi terendah dalam 6,5 tahun di angka 47.
Adapun, indeks Nikkei 225 melemah 205,28 poin atau 1,15% ke 17.675,23; indeks Shanghai turun 44,47 poin atau 1,44% ke 3.047,88; dan indeks Strait Times tergerus 44,37 poin atau 1,59% ke 2.788,53.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp23 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,26 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp17,92 miliar dan aksi beli Rp11,66 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 22 saham melemah dan 14 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang turun 1,39%, diikuti manufaktur minus 0,99%. Sementara yang menguat tertinggi sektor perkebunan yang naik 0,93%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.225 menjadi Rp43.000, PT Astra Agro lestari Tbk (AALI) naik Rp250 menjadi Rp18.200 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 menjadi Rp9.300.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 menjadi Rp16.800, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 menjadi Rp5.000 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp125 menjadi Rp9.350.
Baca:
IHSG Diperkirakan Rebound, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.177-4.270
(rna)
Lihat Juga :