Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22
Senin, 28 September 2015 - 11:08 WIB
Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek (BEI) kembali memangkas target perusahaan yang akan mencatatkan saham perdananya (initial public offering/IPO) menjadi 22 emiten tahun ini.
"Target sebelumnya 32, revisi bisa jadi 21-22 emiten," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Dia menjelaskan, faktor yang mempengaruhi amblesnya rupiah berasal dari perekonomian global dan lokal, terutama nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, seperti dolar Amerika Serikat (USD).
"Faktornya secara total global, faktanya tidak ada orang yang bisa atur ekonomi di negaranya sendiri terutama currency. Kalau USD1 mau sama dengan Rp10.000, tidak bisa diatur," jelas dia.
Dalam melakukan revisi target, lanjut Tito, BEI sudah melakukan rapat terlebih dahulu dengan jajaran komisaris dan sudah melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Rapat dulu sebelumnya dengan komisaris BEI dan kita laporkan ke OJK. Tahun depan target di atas 30 emiten lagi," pungkasnya.
Sekadar informasi, BEI pada akhir tahun lalu menargetkan emiten baru sebanyak 35 perusahaan pada 2015. Namun dikurangi menjadi hanya 32 perusahaan karena proyeksi kondisi ekonomi yang tidak sebaik perkiraan awal.
Baca:
Makin Jeblok, Rupiah Dibuka Tembus Rp14.750/USD
Rupiah Menuju Penurunan Mingguan Tertajam Sejak 2013
"Target sebelumnya 32, revisi bisa jadi 21-22 emiten," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Dia menjelaskan, faktor yang mempengaruhi amblesnya rupiah berasal dari perekonomian global dan lokal, terutama nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, seperti dolar Amerika Serikat (USD).
"Faktornya secara total global, faktanya tidak ada orang yang bisa atur ekonomi di negaranya sendiri terutama currency. Kalau USD1 mau sama dengan Rp10.000, tidak bisa diatur," jelas dia.
Dalam melakukan revisi target, lanjut Tito, BEI sudah melakukan rapat terlebih dahulu dengan jajaran komisaris dan sudah melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Rapat dulu sebelumnya dengan komisaris BEI dan kita laporkan ke OJK. Tahun depan target di atas 30 emiten lagi," pungkasnya.
Sekadar informasi, BEI pada akhir tahun lalu menargetkan emiten baru sebanyak 35 perusahaan pada 2015. Namun dikurangi menjadi hanya 32 perusahaan karena proyeksi kondisi ekonomi yang tidak sebaik perkiraan awal.
Baca:
Makin Jeblok, Rupiah Dibuka Tembus Rp14.750/USD
Rupiah Menuju Penurunan Mingguan Tertajam Sejak 2013
(rna)
Lihat Juga :