Ini Kata Dirut Mansek soal BEI Revisi Target Emiten Baru
Senin, 28 September 2015 - 13:57 WIB
Ini Kata Dirut Mansek soal BEI Revisi Target Emiten Baru
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Mandiri Sekuritas (Mansek) Abiprayadi Riyanto menilai, revisi target emiten baru yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) realistis. Pasalnya banyak asumsi yang pada akhirnya meleset.
"Kita mesti realistislah, dari rupiah meleset lalu market sedang dalam kondisi begini (lesu)," ujarnya di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Menurutnya, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bisa ditanggapi berbeda oleh setiap emiten, ada yang menunggu dan tetap jalan untuk mencatatkan saham perdananya.
"Ada yang nunggu, ada yang mulai belanja walaupun rupiah Rp14.500/USD, Rp14.700/USD, atau Rp14.900/USD," jelas Abi.
Dia menambahkan, tidak bisa memaksa calon perusahaan yang akan melantai di BEI karena keputusan sepenuhnya berada pada mereka. "Kalau emiten tidak mau jalan (untuk IPO) jika merasa belum tepat, ya kita tidak bisa paksa," pungkasnya.
PT Bursa Efek (BEI) kembali memangkas target perusahaan yang akan mencatatkan saham perdananya (initial public offering/IPO) menjadi 22 emiten tahun ini. (Baca: Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22).
"Target sebelumnya 32, revisi bisa jadi 21-22 emiten," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin (28/9/2015).
"Kita mesti realistislah, dari rupiah meleset lalu market sedang dalam kondisi begini (lesu)," ujarnya di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Menurutnya, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bisa ditanggapi berbeda oleh setiap emiten, ada yang menunggu dan tetap jalan untuk mencatatkan saham perdananya.
"Ada yang nunggu, ada yang mulai belanja walaupun rupiah Rp14.500/USD, Rp14.700/USD, atau Rp14.900/USD," jelas Abi.
Dia menambahkan, tidak bisa memaksa calon perusahaan yang akan melantai di BEI karena keputusan sepenuhnya berada pada mereka. "Kalau emiten tidak mau jalan (untuk IPO) jika merasa belum tepat, ya kita tidak bisa paksa," pungkasnya.
PT Bursa Efek (BEI) kembali memangkas target perusahaan yang akan mencatatkan saham perdananya (initial public offering/IPO) menjadi 22 emiten tahun ini. (Baca: Rupiah Ambles, BEI Pangkas Lagi Target Emiten Baru Jadi 22).
"Target sebelumnya 32, revisi bisa jadi 21-22 emiten," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin (28/9/2015).
(izz)
Lihat Juga :