Qatar Rugi Rp86,7 Triliun karena Volkswagen dan Glencore

Selasa, 29 September 2015 - 11:35 WIB
Qatar Rugi Rp86,7 Triliun...
Qatar Rugi Rp86,7 Triliun karena Volkswagen dan Glencore
A A A
DOHA - Qatar mengalami total kerugian mencapai USD5,9 miliar atau setara Rp86,7 triliun (kurs Rp14.700/USD) selama 10 hari, akibat anjloknya saham Volkswagen AG dan Glencore Plc.

Dikutip dari Bloomberg, Otoritas Investasi Qatar atau Qatar Investment Authority merupakan pemegang terbesar saham preferen mobil buatan Jerman tersebut dan pemilik terbesar ketiga dari saham biasa, sehingga koreksi saham VW menyebabkan Qatar kehilangan sekitar USD4,8 miliar atau setara Rp7,06 triliun.

Qatar juga merupakan investor terbesar di perusahaan pertambangan Glencore. Akibat koreksi saham Glencore, Qatar kerugian sekitar USD1,1 miliar atau setara Rp1,62 triliun pada periode yang sama.

Perhitungan kerugian tersebut belum ditambahkan atau dikurangi kepemilikannya sejak pengungkapan baru-baru ini. Data kepemilikan saham didasarkan pada kompilasi oleh Bloomberg dari pengajuan peraturan terbaru yang tersedia.

Saham VW jatuh sejak dua pekan lalu setelah produsen mobil tersebut mengakui kecurangannya dalam melakukan tes uji emisi. Sementara saham Glencore juga jatuh terimbas merosotnya harga logam dan kekhawatiran investor bahwa perusahaan tidak segera mengurangi beban utangnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Bloomberg, Qatar memegang saham hampir 13% di saham preferen VW dan 17% di saham biasa. Sementara qatar memiliki sekitar 8,2% saham Glencore.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BSI Dorong Investasi...
BSI Dorong Investasi Timur Tengah
Pemerintah Perlu Antisipasi...
Pemerintah Perlu Antisipasi Efek Domino Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi
Investasi Jadi Andalan...
Investasi Jadi Andalan Mendongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi
FDI, Harapan di Tengah...
FDI, Harapan di Tengah Tantangan Pelemahan Ekonomi Dunia
Pentingnya Investasi...
Pentingnya Investasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Investasi Berisiko Rendah Jadi Pilihan
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
11 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved