Bursa Asia Tergerus, IHSG Sesi I Ditutup Minus
Selasa, 29 September 2015 - 12:16 WIB
Bursa Asia Tergerus, IHSG Sesi I Ditutup Minus
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini masih bertahan di zona merah sejalan dengan tergerusnya bursa Asia, terutama Jepang. IHSG minus 32,40 poin atau 0,79% ke level 4.088,10.
IHSG pagi tadi dibuka merosot tajam terimbas Wall Street dan bursa Asia dan berada di bawah level terendah selama dua tahun. IHSG jatuh ke bawah level 4.100, tergerus 49,92 poin atau 1,21% ke level 4.070,58.
IHSG kemarin ditutup merosot 2%, mendekati rekor rendah selama dua tahun. IHSG berkurang 88,94 poin atau 2,11% ke level 4.120,50.
IHSG pada 2 September 2013 berada di level 4.072,35. Pelemahan itu di tengah merosotnya mayoritas bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia bertahan di zona merah.
Bursa saham Asia jatuh pada hari ini karena berlanjutnya kekhawatiran atas kesehatan ekonomi China dan melemahnya harga komoditas.
"Pasar terguncang oleh aksi jual di saham Glencore, dengan analis investasi mulai fokus pada seberapa besar utang perusahaan, di tengah penurunan berkelanjutan pada harga komoditas," tulis analis Mizuho dalam sebuah catatannya, seperti dilansir dari CNBC, Selasa (29/9/2015).
Ketakutan tersebut juga diperkuat oleh berita bahwa keuntungan perusahaan industri China jatuh 8,8% pada Agustus. Selain itu, membebani sentimen adalah koreksi Wall Street semalam.
Adapun, indeks Nikkei 225 anjlok 660,31 poin atau 3,77% ke 16.984,80; indeks Shanghai turun 55,91 poin atau 1,84% ke 3.043,85; indeks Hang Seng merosot 759,59 poin atau 3,59% ke 20.426,73 dan indeks Strait Times tergerus 42,92 poin atau 1,53% ke 2.748,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,50 triliun dengan 3,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp203,32 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,05 triliun dan aksi beli Rp843,89 miliar. Tercatat 54 saham menguat, 207 saham melemah dan 65 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya masih minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang anjlok 1,81%, diikuti perkebunan terkoreksi 1,65%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp325 menjadi Rp11.575, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp300 menjadi Rp9.325 dan PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) naik Rp250 menjadi Rp5.800.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp65 menjadi Rp1.835, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp15 menjadi Rp2.695 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp675 menjadi Rp39.825.
Baca:
IHSG Dibuka Jatuh ke Bawah Level 4.100
Peluang Kenaikan IHSG Kian Meredup, Lirik Saham Ini
IHSG pagi tadi dibuka merosot tajam terimbas Wall Street dan bursa Asia dan berada di bawah level terendah selama dua tahun. IHSG jatuh ke bawah level 4.100, tergerus 49,92 poin atau 1,21% ke level 4.070,58.
IHSG kemarin ditutup merosot 2%, mendekati rekor rendah selama dua tahun. IHSG berkurang 88,94 poin atau 2,11% ke level 4.120,50.
IHSG pada 2 September 2013 berada di level 4.072,35. Pelemahan itu di tengah merosotnya mayoritas bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia bertahan di zona merah.
Bursa saham Asia jatuh pada hari ini karena berlanjutnya kekhawatiran atas kesehatan ekonomi China dan melemahnya harga komoditas.
"Pasar terguncang oleh aksi jual di saham Glencore, dengan analis investasi mulai fokus pada seberapa besar utang perusahaan, di tengah penurunan berkelanjutan pada harga komoditas," tulis analis Mizuho dalam sebuah catatannya, seperti dilansir dari CNBC, Selasa (29/9/2015).
Ketakutan tersebut juga diperkuat oleh berita bahwa keuntungan perusahaan industri China jatuh 8,8% pada Agustus. Selain itu, membebani sentimen adalah koreksi Wall Street semalam.
Adapun, indeks Nikkei 225 anjlok 660,31 poin atau 3,77% ke 16.984,80; indeks Shanghai turun 55,91 poin atau 1,84% ke 3.043,85; indeks Hang Seng merosot 759,59 poin atau 3,59% ke 20.426,73 dan indeks Strait Times tergerus 42,92 poin atau 1,53% ke 2.748,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,50 triliun dengan 3,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp203,32 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,05 triliun dan aksi beli Rp843,89 miliar. Tercatat 54 saham menguat, 207 saham melemah dan 65 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya masih minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang anjlok 1,81%, diikuti perkebunan terkoreksi 1,65%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp325 menjadi Rp11.575, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp300 menjadi Rp9.325 dan PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) naik Rp250 menjadi Rp5.800.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp65 menjadi Rp1.835, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp15 menjadi Rp2.695 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp675 menjadi Rp39.825.
Baca:
IHSG Dibuka Jatuh ke Bawah Level 4.100
Peluang Kenaikan IHSG Kian Meredup, Lirik Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :