Rupiah Tak Semangat Siang Ini Pascarilis Data BPS
Kamis, 01 Oktober 2015 - 12:58 WIB
Rupiah Tak Semangat Siang Ini Pascarilis Data BPS
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan siang hari ini tak semangat karena tekanan dolar Amerika Serikat (USD) pascarilis data deflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.670/USD, dengan kisaran harian Rp14.590-Rp14.774/USD. Posisi itu masih memburuk dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.591/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.674/USD. Posisi itu melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.628/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.669. Posisi tersebut terdepresiasi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.653/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.654/USD, mendatar dengan posisi sebelumnya di level Rp14.657/USD.
Kondisi rupiah siang ini berbanding terbail dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 35,73 poin atau 0,85% ke level 4.259,64. (Baca: IHSG Sesi I Ditutup Berhasil Bertahan di Jalur Positif)
Itu pascarilis data BPS, yang menyatakan Indonesia mengalami deflasi 0,05% pada September tahun ini. Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), 36 kota mengalami deflasi dan 46 kota lainnya mengalami inflasi.
Baca:
USD Menguat, Rupiah Dibuka Terjerumus ke Zona Merah
Rupiah Diprediksi Miliki Potensi Reli
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.670/USD, dengan kisaran harian Rp14.590-Rp14.774/USD. Posisi itu masih memburuk dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.591/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.674/USD. Posisi itu melemah dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.628/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.669. Posisi tersebut terdepresiasi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.653/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.654/USD, mendatar dengan posisi sebelumnya di level Rp14.657/USD.
Kondisi rupiah siang ini berbanding terbail dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 35,73 poin atau 0,85% ke level 4.259,64. (Baca: IHSG Sesi I Ditutup Berhasil Bertahan di Jalur Positif)
Itu pascarilis data BPS, yang menyatakan Indonesia mengalami deflasi 0,05% pada September tahun ini. Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), 36 kota mengalami deflasi dan 46 kota lainnya mengalami inflasi.
Baca:
USD Menguat, Rupiah Dibuka Terjerumus ke Zona Merah
Rupiah Diprediksi Miliki Potensi Reli
(rna)