Diutus ke Jepang, Sofyan Djalil Jelaskan Penolakan Kereta Cepat

Kamis, 01 Oktober 2015 - 23:03 WIB
Diutus ke Jepang, Sofyan...
Diutus ke Jepang, Sofyan Djalil Jelaskan Penolakan Kereta Cepat
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) Sofyan Djalil diutus pemerintah berangkat ke Jepang untuk menjelaskan terkait penolakan Indonesia atas proposal kereta cepat (high speed train/HST) milik Negeri Sakura tersebut.

Sofyan mengatakan, di Jepang pihaknya bertemu dengan Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga dan menjelaskan tentang bisnis model kereta cepat yang diinginkan pemerintah Indonesia.

"Kita menjelaskan tentang bisnis model kereta api cepat. Bisnis modelnya, pemerintah karena APBN tidak akan digunakan di situ. Tidak ada jaminan, tidak menggunakan APBN. Tapi, karena kereta cepat Jakarta-Bandung dianggap masih ada meritnya, maka diserahkan kepada B to B," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Melalui mekanisme B to B, tanpa dana APBN serta jaminan dari pemerintah, lanjut mantan Menko Perekonomian ini, anggaran pemerintah akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur dasar yang lebih dibutuhkan.

Dia menjelaskan kepada Jepang, bahwa hubungan antara Jepang dan Indonesia pascapenolakan ini tidak akan berubah sedikit pun.

"Pemerintah Indonesia sangat menghargai hubungan strategis, hubungan ekonomi yang komprehensif, dan hubungan ekonomi dengan Jepang," terangnya.

Menurut Sofyan, dengan mengirim utusan khusus menandakan bahwa pemerintah Indonesia menganggap bahwa proyek ini sangat serius. Sofyan mengakui bahwa Perdana Menteri (PM) Jepang kecewa atas keputusan pemerintah tersebut.

"Walaupun sebenarnya bisa melalui dubes, tetapi dengan mengirim utusan khusus menunjukkan bahwa kita menganggap permasalahan ini cukup serius dan juga mengirim menteri senior untuk menjelaskan," jelasnya.

Baca juga
:

Jepang Kecewa Indonesia Pilih Kereta Cepat China

Rini Pastikan Jepang Gugur dalam Proyek Kereta Cepat

Ini Alasan Menteri Rini Pilih Kereta Cepat Asal China
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
58 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved