Peternak Desak Penertiban Aturan Perunggasan

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 06:52 WIB
Peternak Desak Penertiban...
Peternak Desak Penertiban Aturan Perunggasan
A A A
BOGOR - Pasar unggas jenis ayam di Indonesia cukup prospektif dan menjanjikan. Sayang, bisnis perunggasan di Indonesia hingga saat ini nyaris tidak ada aturan sama sekali.

Oleh para pemodal besar, Indonesia dianggap sebagai surga dalam meraup keuntungan. Padahal, dahulu di era Presiden Soeharto, 90% pasar unggas di Indonesia dikuasai peternak kecil. ”Setelah itu, hingga saat ini pangsa pasar unggas malah dikuasai para peternak besar berbentuk PT. Sedangkan peternak kecil hanya menguasai 20% saja,” kata Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Herry Dermawan di IPB International Convention Center (IICC), Baranangsiang, Kota Bogor, kemarin.

Dalam musyawarah nasional (Munas) ke-III Gopan yang digelar sejak Rabu (30/9) hingga kemarin ini, selain mengagendakan pemilihan pengurus baru, juga membahas sejumlah persoalan unggas di Indonesia salah satunya terkait monopoli pasar unggas yang dilakukan peternak besar.

"Karena sebagian besar peserta Munas Gopan menyoroti semakin tidak terkendalinya kondisi pasar yang kini dikuasai pemodal besar. Dikarenakan tidak ada regulasi yang mengatur perunggasan, akibatnya peternak kecil menjerit kalah bersaing,” ungkapnya.

Herry yang baru terpilih sebagai ketua umum dalam Munas ke-III di Bogor ini menjelaskan, dalam waktu dekat bakal mengembalikan kejayaan para peternak kecil seperti saat era Orde Baru. ”Ya target saya dalam memimpin Gopan, dari 20% pasar unggas yang dikuasai naik menjadi 60%,” ujarnya.

Salah satu caranya mendesak pemerintah membuat regulasi pasar unggas di Indonesia. Anggota DPRD Jawa Barat ini menuturkan, draf usulan regulasi sudah diusulkan dan kabarnya masih dalam pembahasan di DPR. ”Maka dari itu, dalam Munas kali ini ada beberapa butir yang dijadikan rekomendasi untuk pemerintah. Salah satunya mendesak pemerintah mengendalikan pasar unggas yang dikuasai pemodal besar,” ungkapnya.

Ketua Panitia Munas ke-III Gopan Setya Winarno mengungkapkan yang hadir di IICC Bogor ini hampir seluruh perwakilan organisai peternak ayam. ”Dari 27 provinsi, ada 18 kepengurusan se-Indonesia yang hadir. Mereka sebagian besar peternak kecil. Meski berlangsung tegang, pemilihan semalam menghasilkan keputusan yang demokratis. Dari tiga calon yang bersaing di Munas III ini, akhirnya terpilih Hery Dermawan,” ungkapnya.

Menurutnya, Munas kali ini mengambil tema mengenai revitalisasi perunggasan nasional dan membangun perunggasan berkeadilan yang menyejahterakan peternakan. "Karena kondisi pasar unggas saat ini sangat memprihatinkan, para peternak unggas kecil selama 20 tahun lebih trainers terus,” ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow BEEF Membangun Pusat...
Wow BEEF Membangun Pusat Peternakan Terintegrasi di Subang Kapasitas 28.000 Ton
Jelang Purna Tugas,...
Jelang Purna Tugas, Puluhan Polisi Kembangkan Minat Berternak
Bulukumba Optimalkan...
Bulukumba Optimalkan Potensi Sektor Peternakan Lewat Kampung Sapi
Telur Tetas Asal Klaten...
Telur Tetas Asal Klaten Terbang ke Vietnam, Sektor Perunggasan Tumbuh Positif
Warga Pagenggang Lebak...
Warga Pagenggang Lebak Apresiasi Peternakan Sistem Close House
Tidak Punya Izin, Peternakan...
Tidak Punya Izin, Peternakan Babi di Klaten Ditutup Sat Pol PP
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
26 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
27 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
41 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
47 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved