Pertamina Senang Diaudit BPK

Minggu, 11 Oktober 2015 - 19:01 WIB
Pertamina Senang Diaudit...
Pertamina Senang Diaudit BPK
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku senang diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena bisa menyamakan angka selisih penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro mengatakan, audit BPK bisa memperjelas selisih yang ada di pemerintah dan perseroan. (Baca: Ini Alasan Pertamina Tak Turunkan Harga Premium)

"Audit BPK kita senang, menyamakan angka acuan dengan pemerintah, selisih tadi antara pemerintah dan Pertamina," ujarnya di Jakarta, Minggu (11/10/2015).

Dia menyebutkan, langkah ini menjadi potensi bagi Pertamina untuk menghitung kerugian sejak menahan harga BBM RON 88 tersebut dari Januari hingga September lalu.

"Itu potensi bagi kami sama-sama hitung. Sejak Januari sampai September ada potensial lost, bukan menyatakan rugi semata, tapi kalau ada potensial lost belasan triliun bisa digunakan bangun storage dan pipa," pungkasnya.

Baca juga:

Harga Premium Tetap, Solar Turun Rp200/Liter

Lho! Jokowi Sangkal Minta Turunkan Harga BBM Premium

DPR Pertanyakan Pertamina Enggan Turunkan Harga BBM
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Publik Arab Senang Israel...
Publik Arab Senang Israel Mengalami Kebakaran yang Hebat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved