Lira Jatuh Terparah dalam Lima Pekan Pascapemboman

Senin, 12 Oktober 2015 - 11:30 WIB
Lira Jatuh Terparah...
Lira Jatuh Terparah dalam Lima Pekan Pascapemboman
A A A
ANKARA - Mata uang Turki, lira jatuh terparah dalam lima pekan terakhir karena investor dikhawatirkan akan menghindari aset lokal pascapemboman di Ankara pada Sabtu lalu, yang mengancam meningkatnya ketegangan politik.

Lira turun 0,9% menjadi 2,9365/dolar Amerika Serikat (USD) pada pukul 12.04 waktu Tokyo, setelah diduga pelaku bom bunuh diri menewaskan sedikitnya 97 orang dalam aksi damai di Ankara.

Lira sudah menjadi mata uang terburuk kedua tahun ini setelah merosot 21%, dibanding 24 mata uang negara berkembang, yang didata oleh Bloomberg. Turki akan melakukan pemilihan umum (pemilu) ulang pada 1 November, setelah pemungutan suara Juni lalu gagal menghasilkan suara mayoritas.

"Setiap orang memiliki risiko politik dalam pikiran, tetapi tindakan terbaru menjadi peringatan yang sangat kuat. Serangan terbaru akan memberikan pertimbangan cukup berat pada persepsi investor," kata analis kredit di Commerzbank AG Apostolos Bantis, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (12/10/2015).

Serangan Ankara adalah yang paling mematikan dalam sejarah Turki dan telah meningkatkan ketegangan politik dan etnis, yang sudah diperburuk oleh perang saudara di negara tetangga Suriah.

Pihak berwenang mencatat militan Partai Pekerja Kurdistan atau PKK, dan Negara Islam sebagai tersangka potensial untuk aksi pemboman tersebut. Turki telah melakukan serangan udara terhadap PKK dalam beberapa jam sebelum pemboman, yang menewaskan puluhan separatis.

Indeks Borsa Istanbul 100 telah kehilangan 7,6% sepanjang tahun ini, sementara obligasi pemerintah tenor 10 tahun telah melonjak 227 basis poin menjadi 10,29%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Kejatuhan Terbesar...
Ramalan Kejatuhan Terbesar Mata Uang Euro, Morgan Stanley Ungkap Pemicunya
Mata Uang Digital Makin...
Mata Uang Digital Makin Mengkilap Ikut Pulihkan Ekonomi
Bitcoin Bisa Jadi Opsi...
Bitcoin Bisa Jadi Opsi Fleksibilitas saat Ekonomi Tidak Stabil
Yuan China Ambruk ke...
Yuan China Ambruk ke Level Terendah 2007, Salah Satu Mata Uang Asia dengan Kinerja Terburuk
Israel Bakal Punya Mata...
Israel Bakal Punya Mata Uang Digital, Begini Rencana Bank Sentral
Yuan China Makin Populer,...
Yuan China Makin Populer, Simpanan di Hong Kong Tembus Rp2.308 Triliun
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
8 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
9 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
10 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved