Pemerintah Komitmen Berantas Kongkalikong Importasi Ilegal
Senin, 12 Oktober 2015 - 18:07 WIB
Pemerintah Komitmen Berantas Kongkalikong Importasi Ilegal
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberantas proses perdagangan dan importasi secara ilegal. Karena, selama ini banyak terjadi tawar menawar alias kongkalikong dalam proses masuknya barang impor tersebut lewat pelabuhan.
Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai melaksanakan rapat kabinet terbatas (ratas) perdagangan dan impor ilegal di Istana Negara hari ini.
"Rapat yang dipimpin langsung Presiden dan Wapres, yang tentunya melibatkan berbagai aspek. Tadi di awal Presiden menegaskan bahwa pemerintah secara sungguh-sungguh akan memerangi kongkalikong yang terjadi dalam perdagangan ilegal," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Dia menjelaskan, intinya pemerintah akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan untuk menegakkan hukum yang berkaitan dengan perdagangan dan impor ilegal.
Selain itu, sambung politisi PDI-Perjuangan ini, pemerintah juga akan membangun sistem information technology (IT) yang lebih canggih untuk dapat memantau proses keluar masuk barang di pelabuhan.
"Sehingga dengan sistem IT ini diharapkan di negara pengirim dan penerima sudah terintegrasi dengan baik, sehingga catatannya itu terekam secara baik dan mudah," tandas Pramono.
Baca Juga:
Jokowi: Importasi Ilegal Banyak Modusnya
Jokowi Minta Importasi Ilegal Dibabat Habis
Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai melaksanakan rapat kabinet terbatas (ratas) perdagangan dan impor ilegal di Istana Negara hari ini.
"Rapat yang dipimpin langsung Presiden dan Wapres, yang tentunya melibatkan berbagai aspek. Tadi di awal Presiden menegaskan bahwa pemerintah secara sungguh-sungguh akan memerangi kongkalikong yang terjadi dalam perdagangan ilegal," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Dia menjelaskan, intinya pemerintah akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan untuk menegakkan hukum yang berkaitan dengan perdagangan dan impor ilegal.
Selain itu, sambung politisi PDI-Perjuangan ini, pemerintah juga akan membangun sistem information technology (IT) yang lebih canggih untuk dapat memantau proses keluar masuk barang di pelabuhan.
"Sehingga dengan sistem IT ini diharapkan di negara pengirim dan penerima sudah terintegrasi dengan baik, sehingga catatannya itu terekam secara baik dan mudah," tandas Pramono.
Baca Juga:
Jokowi: Importasi Ilegal Banyak Modusnya
Jokowi Minta Importasi Ilegal Dibabat Habis
(izz)
Lihat Juga :