Menpar Gencar Promosi Pariwisata

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 23:27 WIB
Menpar Gencar Promosi...
Menpar Gencar Promosi Pariwisata
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya langsung merespon keinginan Presiden Joko widodo (Jokowi) untuk meningkatkan promosi pariwisata di Indonesia.

Arief mengaku terus mebombardir promosi pariwisata dengan konsep branding, advertising dan sales (BAS). Merancang BAS harus matching dengan destination, origination, dan Time (DOT).

"Lalu menyampaikan materi promosi dengan konsep POS, paid media, own media dan social media," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (16/10/2015). (Baca Juga: Jokowi Ingin Tingkatkan Promosi Pariwisata).

Menurutnya, di media-media internasional, materi promosi 'Wonderful Indonesia' sudah tampil dan eksis.
Model promosi juga tidak monoton dengan TVC di channel TV, media elektronik, videotron dan web, tetapi juga dengan sticker yang membungkus badan bus kota, kereta, taxi dan berbagai fasilitas publik lain.

"Kami bekerja sama dengan Google, bahkan saat Hari Pariwisata Dunia bulan lalu, mereka memperkenalkan aplikasi dengan menggunakan setting tempat di Borobudur. Dari data mereka, pertumbuhan orang yang searching ke situs resmi promosi dan pemasaran Kemenpar melonjak," jelasnya.

Arief yang dijuluki The Most Inspirational CEO, Mens Obsession Award 2014 menuturkan, 60% orang memutuskan berwisata setelah searching dan melihat promosi di internet. Nomor satu tergerak hatinya untuk berwisata karena tayangan video.

"Tetapi semua channel media kami tembus. Kami menggunakan istilah memancing di kolam yang banyak ikannya! Daripada menebar jaring di laut lepas," terangnya.

Menurutnya, promosi adalah investasi, dilakukan di depan dan hasilnya belakang. "Jadi promosi yang kita tebar tahun ini, hasilnya baru bisa dirasakan tahun depan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi menilai promosi pariwisata Indonesia perlu ditingkatkan. Sebab, pariwisata merupakan sektor paling cepat yang bisa digunakan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi, di tengah melambatnya kondisi ekonomi global dan nasional.

Jokowi menyampaikan, kunjungan wisatawan pada Agustus 2015 mengalami kenaikan sebesar 2,87% dibanding Agustus 2014. Dia membeberkan, sebanyak 850 ribu wisatawan asing berkunjung ke tanah air.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Wishnutama Dorong Agen...
Wishnutama Dorong Agen Wisata di Indonesia Miliki Platform Digital
Keberadaan Rumah Digital...
Keberadaan Rumah Digital Indonesia Bisa Jadi Etalase Destinasi Wisata Indonesia
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
17 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
54 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved