USD Tambah Kuat karena Spekulasi Kenaikan Fed Rate

Sabtu, 17 Oktober 2015 - 18:40 WIB
USD Tambah Kuat karena...
USD Tambah Kuat karena Spekulasi Kenaikan Fed Rate
A A A
NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (USD) tambah kuat pada Jumat waktu setempat karena para pedagang memperhitungkan Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga (Fed rate) tahun ini dan Bank Sentral Eropa (ECB) akan memberikan stimulus moneter untuk membantu perekonomian zona Eropa.

Indeks USD naik untuk hari kedua dari koreksi selama tujuh pekan setelah berita bahwa inflasi inti tahunan AS lebih tinggi dari perkiraan pada September.

"Saya tidak berpikir data inflasi berperan tetapi mendorong ke arah itu (penaikan suku bunga pada Desember)," kata Kepala Strategi Valuta Asiang di RBC Capital Markets Adam Cole, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (17/10/2015).

Di sisi lain, prospek inflasi zona Eropa mengalami kemunduran karena pertumbuhan harga menjadi negatif pada bulan lalu. Hal tersebut mengangkat harapan ECB akan meningkatkan atau memperpanjang program pelonggaran kuantitatif, dengan membeli obligasi senilai 1,1 triliun euro.

"Dalam waktu dekat, USD bisa menguat lebih lanjut terhadap euro karena ada banyak spekulasi tentang berlanjutnya pelonggaran kuantitaif dari ECB," kata kepala Strategi Makro di State Street Global Markets Lee Ferridge.

Indeks USD naik 0,29% menjadi 94,64 tapi masih di jalur untuk penurunan minggu ketiga berturut-turut, setelah jatuh ke level terendah harian dalam tujuh pekan di 93,806 pada Kamis lalu. Terhadap euro, USD naik hampir 0,1% menjadi 1,1379, di jalur untuk seminggu mendatar, dbanding sesi sebelumnya di 1,13630.

USD terhadap yen naik 0,42% ke 119,48, pulih dari koreksi hampir tujuh pekan pada Kamis di 118. Itu berada di jalur untuk kerugian mingguan tertajam terhadap yen dalam enam pekan.

Kenaikan USD dibatasi oleh variatifnya data ekonomi AS, seperti produksi manufaktur, lowongan pekerjaan dan sentimen konsumen. Sementara data inflasi AS terbaru menghidupkan kembali beberapa spekulasi pada kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. (Baca: Harga Emas Dunia Tergelincir karena USD Pulih)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Dapat Angin dari Pernyataan...
Dapat Angin dari Pernyataan The Fed, Rupiah Diprediksi Menguat
Rupiah Diproyeksi Bergerak...
Rupiah Diproyeksi Bergerak di Zona Hijau
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
9 menit yang lalu
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
20 menit yang lalu
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
23 menit yang lalu
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
32 menit yang lalu
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved