Ini Prediksi Gubernur BI Soal Ekonomi Kuartal III

Minggu, 18 Oktober 2015 - 23:38 WIB
Ini Prediksi Gubernur...
Ini Prediksi Gubernur BI Soal Ekonomi Kuartal III
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi, pertumbuhan ekonomi kuartal III/2015 sebesar 4,85% atau lebih baik dibandingkan kuartal I dan II yang hanya sebesar 4,7% dan 4,67%.

Perkembangan baik tersebut didasarkan pada capaian inflasi yang berada di tren rendah, apalagi BI yakin capaian inflasi di akhir tahun akan sesuai target sasaran, bahkan bisa lebih rendah dari target BI yakni 4% plus minus 1%.

"Kita lihat ada perbaikan di pencapaian inflasi, yang selama ini ditargetkan 4 plus minus 1%. Sekarang ini angka 4% itu sudah semakin bisa dicapai, sehingga mungkin malah bisa lebih rendah dari 4% inflasinya," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo di Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Selain itu, adanya perbaikan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang mencatat penurunan juga menjadi pendorong perbaikan pertumbuhan ekonomi.

Pada kuartal III/2014, capaian CAD berada di kisaran USD9 miliar atau lebih tinggi dibandingkan kuartal II/2015 yang mencapai USD4 miliar. Di sisi lain, pada kuartal III/2014 CAD mencapai 3% dari Gross Domestic Product (GDP), sedangkan di kuartal III/2015 membaik di level 1,85% dari GDP.

"Ini menunjukan perbaikan pengendalian transaksi berjalan. Kalau sepanjang tahun 3,1% kalau bisa nanti akhir tahun di kisaran 2% atau 2,1%. Artinya itu menunjukkan kondisi CAD yang semakin terkendali," ujar dia.

Meski demikian, lanjut Agus, Indonesia harus memberi perhatian kepada services dan pendapatan, karena untuk neraca jasa masih tetap defisit.

Smentara, neraca pendapatan juga masih besar defisitnya, meski sedikit lebih rendah dari 2014. Dengan kondisi seperti itu, ada potensi untuk satu kebijakan moneter yang lebih longgar.

"Jadi Kekhawatiran dunia, yang mengatakan Indonesia akan melambat seperti Brasil, Rusia, Afrika Selatan atau Turki ternyata tidak. Kita harus berjuang agar kuartal IV juga bisa lebih baik, ini bagian dari perkembangan yang kita perhatikan," papar Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
BI Optimistis Ekonomi...
BI Optimistis Ekonomi Indonesia Capai 5,5% di 2024
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9%–5,7% di 2026
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bank Dunia Pangkas Proyeksi...
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia, Tak Sampai 5,2% di 2026
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
47 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved