Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia, Tak Sampai 5,2% di 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 07:36 WIB
loading...
Bank Dunia Pangkas Proyeksi...
Bank Dunia (World Bank) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan di tengah tantangan berkelanjutan di pasar tenaga kerja. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi sekitar 5%, di bawah angka 5,2% yang sebelumnya diharapkan. Dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Desember 2025, Bank Dunia menilai perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh 5% hingga 2026 sebelum meningkat menjadi 5,2% pada 2027, di tengah tantangan berkelanjutan di pasar tenaga kerja.

Dalam laporan bertajuk Digital Foundations for Growth tersebut, Bank Dunia mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5% pada sembilan bulan pertama 2025, ditopang investasi yang kuat dan ekspor neto. Proyeksi ini merevisi naik perkiraan pertumbuhan 2025 dari 4,7% yang dirilis pada Juni 2025, seiring terjaganya stabilitas makroekonomi dan kebijakan yang relatif akomodatif.

"Reformasi struktural dapat membuka produktivitas dan mendorong penciptaan lapangan kerja dengan upah yang lebih baik," kata Carolyn Turk, Direktur Divisi Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, saat peluncuran laporan di Jakarta.

Baca Juga: Warning Bank Dunia: Banjir Sumatera Ancaman Serius bagi Ekonomi RI

Ia menekankan pentingnya peningkatan keterampilan, penguatan persaingan, serta perbaikan iklim usaha melalui digitalisasi untuk mendorong pekerjaan bernilai tambah tinggi. Meski inflasi terjaga dan disiplin fiskal tetap kuat, laporan itu menyoroti tekanan di pasar tenaga kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved