OJK Beri Bank Syariah Insentif dalam Paket Kebijakan Jilid V

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 07:01 WIB
OJK Beri Bank Syariah...
OJK Beri Bank Syariah Insentif dalam Paket Kebijakan Jilid V
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang dikhususkan untuk memberikan insentif kepada perbankan syariah nasional. Stimulus tersebut diberikan sebagai bagian dari paket kebijakan ekonomi jilid V.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus untuk perbankan syariah pada paket kebijakan kali ini mengingat dalam empat paket kebijakan sebelumnya, perbankan syariah belum disinggung dan diberikan kemudahan dalam menjalankan kegiatan operasional.

"Sejalan dengan komitemen pemerintah untuk mendorong tumbuh kembang industri keuangan syariah dan industri ini setiap tahun juga tumbuhnya sangat cepat. Oleh karena itu, kita ingin memberikan ruang yang lebih besar. Terutama dalam satu tahun terakhir ini industri keuangan dihadapkan pada tantangan yang besar," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Kebijakan pertama, lanjut Muliaman, pemerintah memberikan relaksasi untuk pengeluaran produk aktivasi perbankan syariah dengan menyederhanakan mekanisme perizinan dan pelaporan bagi produk perbankan syariah. Dengan kebijakan ini, perbankan syariah tak perlu lagi meminta izin dan mengirimkan surat untuk mengeluarkan produk.

"Karena produk perbankan syariah itu nanti akan dikodifikasi dalam satu buku. Sehingga sepanjang produknya sudah ada kodifikasinya mestinya tak perlu izin lagi, tinggal lapor saja," imbuhnya.

Demikian juga untuk produk lain yang berkaitan dengan kegiatan pegadaian, terutama gadai emas yang dilakukan perbankan syariah, Muliaman akan mengatur kembali dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sekaligus memberikan ruang untuk tumbuh.

"Karena masyarakat di bawah itu suka nyimpen emas kecil-kecil, dan tentu saja emas ini bisa membuka akses keuangan kalau dibawa ke pegadaian. Nah, untuk itu peran perbankan syariah tentu saja melengkapi pegadaian dalam rangka membuka akses keuangan terutama emas yang kecil-kecil," tutur Muliaman.

Kebijakan kedua, lanjut dia, terkait penyederhanaan dalam pembukaan jaringan kantor, termasuk jaringan konvensional yang induknya bisa dipakai oleh anak usaha perbankan syariah.

"Nah, oleh karena itu bank syariah tak musti buka cabang, karena induknya ada di mana-mana dan induknya bisa jualan produk syariah. Ini mendorong efisiensi, diharapkan tentu saja harga, tingkat suku bunga dan sebagainya lebih affordabel bagi masyarakat," tandasnya.

Baca juga:

Ini Dua Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V

Revaluasi Aset, Pemerintah Beri Diskon Pajak Bervariasi

Rizal Pede Kebijakan Jilid V Bikin Ekonomi RI Tumbuh di Atas 6%
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Ketentuan Operasi...
Perkuat Ketentuan Operasi Moneter, BI Terbitkan Aturan Baru
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Wapres Resmikan Operasional...
Wapres Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Jadi Awal Kemudi Ekonomi Syariah
Ekonomi Syariah Masih...
Ekonomi Syariah Masih Lamban
Perbankan Syariah Bisa...
Perbankan Syariah Bisa Topang Ekonomi Nasional
Inilah Negara Non-Muslim...
Inilah Negara Non-Muslim Ini Paling Maju Perbankan Syariahnya
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
20 menit yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
55 menit yang lalu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
1 jam yang lalu
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
1 jam yang lalu
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
1 jam yang lalu
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved