Tak Bahas Freeport, Sudirman Said Batal Ikut Jokowi Cs ke AS
Senin, 26 Oktober 2015 - 10:55 WIB
Tak Bahas Freeport, Sudirman Said Batal Ikut Jokowi Cs ke AS
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengungkapkan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said batal ikut rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat (AS).
Dia pun menegaskan, tak ada agenda pembahasan Freeport di Indonesia dalam kunjungan Jokowi ke Negeri Paman Sam, Sabtu – Kamis (24-29 Oktober 2015) mendatang.
“Menteri ESDM Sudirman Said tidak jadi berangkat, jadi tidak ada spekulasi mengenai Freeport,” katanya seperti dikutip dalam laman Setkab di Jakarta, Senin (26/10/2015).
Menurutnya, dalam lawatan ke AS itu, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke bagian barat dan bagian timur negara itu.
Di bagian timur, jelas Pramono, secara resmi mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan bertemu Presiden AS Barack Obama, pimpinan parlemen, menteri dan kelompok pelobi untuk membahas bagaimana peran Indonesia-AS dalam percaturan global.
“Tentunya juga masalah yang menyangkut politik, ekonomi, kerja sama dan penandatanganan beberapa nota kesepahaman dan kerja sama bidang hankam (pertahanan dan keamanan), perhubungan dan macam-macam lainnya,” papar politisi PDI-Perjuangan tersebut.
Sementara di bagian barat, lanjut dia, Jokowi akan mengunjungi silicon valley untuk bertemu dengan pelaku usaha digital dan kreatif, kemudian bertemu dengan beberapa CEO mulai dari Google, Microsoft, Apple dan sebagainya.
“Dua tempat ini, yang satu sangat formal dan lainnya informal. Jadi, itulah yang jadi keinginan Presiden supaya ke AS ini tidak hanya kunjungan kenegaraan tetapi juga membahas persoalan kemajuan ekonomi kreatif dan digital kita,” ungkap Pram, sapaan akrab Pramono Anung.
Dia menyebut Jokowi berkeinginan agar desa-desa di Indonesia mulai memahami dan juga terlibat dalam penggunaan teknologi digital.
“Karena itu, Menteri Desa akan berangkat ke sana dan memang Google berkeinginan untuk membantunya,” katanya.
Pramono menyebut, saat ini ada dana desa yang cukup besar. Untuk itu, Jokowi berharap masyarakat di desa itu melek dan memiliki minat serta pengetahuannya terhadap teknologi digital.
Diakui Seskab, dalam kunjungan ke AS ini, Presiden membawa sejumlah pelaku usaha kreatif dan digital, seperti pendiri Gojek, Tokopedia dan Kaskus.
“Mereka anak-anak muda yang kreatif di bidang itu, sehingga diajak agar memiliki wawasan yang lebih luas karena silicon valley itu sekarang betul-betul merajai dunia,” tandasnya.
Dia pun menegaskan, tak ada agenda pembahasan Freeport di Indonesia dalam kunjungan Jokowi ke Negeri Paman Sam, Sabtu – Kamis (24-29 Oktober 2015) mendatang.
“Menteri ESDM Sudirman Said tidak jadi berangkat, jadi tidak ada spekulasi mengenai Freeport,” katanya seperti dikutip dalam laman Setkab di Jakarta, Senin (26/10/2015).
Menurutnya, dalam lawatan ke AS itu, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke bagian barat dan bagian timur negara itu.
Di bagian timur, jelas Pramono, secara resmi mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan bertemu Presiden AS Barack Obama, pimpinan parlemen, menteri dan kelompok pelobi untuk membahas bagaimana peran Indonesia-AS dalam percaturan global.
“Tentunya juga masalah yang menyangkut politik, ekonomi, kerja sama dan penandatanganan beberapa nota kesepahaman dan kerja sama bidang hankam (pertahanan dan keamanan), perhubungan dan macam-macam lainnya,” papar politisi PDI-Perjuangan tersebut.
Sementara di bagian barat, lanjut dia, Jokowi akan mengunjungi silicon valley untuk bertemu dengan pelaku usaha digital dan kreatif, kemudian bertemu dengan beberapa CEO mulai dari Google, Microsoft, Apple dan sebagainya.
“Dua tempat ini, yang satu sangat formal dan lainnya informal. Jadi, itulah yang jadi keinginan Presiden supaya ke AS ini tidak hanya kunjungan kenegaraan tetapi juga membahas persoalan kemajuan ekonomi kreatif dan digital kita,” ungkap Pram, sapaan akrab Pramono Anung.
Dia menyebut Jokowi berkeinginan agar desa-desa di Indonesia mulai memahami dan juga terlibat dalam penggunaan teknologi digital.
“Karena itu, Menteri Desa akan berangkat ke sana dan memang Google berkeinginan untuk membantunya,” katanya.
Pramono menyebut, saat ini ada dana desa yang cukup besar. Untuk itu, Jokowi berharap masyarakat di desa itu melek dan memiliki minat serta pengetahuannya terhadap teknologi digital.
Diakui Seskab, dalam kunjungan ke AS ini, Presiden membawa sejumlah pelaku usaha kreatif dan digital, seperti pendiri Gojek, Tokopedia dan Kaskus.
“Mereka anak-anak muda yang kreatif di bidang itu, sehingga diajak agar memiliki wawasan yang lebih luas karena silicon valley itu sekarang betul-betul merajai dunia,” tandasnya.
(rna)
Lihat Juga :