Yen Berkibar, Rupiah Ditutup Bersinar

Selasa, 27 Oktober 2015 - 16:43 WIB
Yen Berkibar, Rupiah...
Yen Berkibar, Rupiah Ditutup Bersinar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini kian bersinar terhadap dolar Amerika Serikat (USD), sejalan dengan berkibarnya yen terhadap USD jelang pertemuan Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada angka Rp13.605/USD, dengan kisaran harian Rp13.560-Rp13.814/USD. Posisi tersebut membaik 68 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.673/USD.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level 13.623/USD. Posisi ini menguat 25 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.648/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level RpRp13.626/USD, menguat 17 poin dari posisi kemarin di Rp13.643/USD.

Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.635/USD. Posisi ini positif 33 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.668/USD.

Sementara mata uang safe haven yen menguat pada Selasa ke level tertinggi tujuh pekan terhadap euro karena investor berbalik menghindari risiko jelang pertemuan dua hari Federal Reserve AS.

Dikutip dari Reuters, yen telah jatuh pekan lalu ke level terendah dua bulan terhadap USD setelah Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan siap untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut dan China kembali memangkas suku bunga, memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang (BOJ) akan melakukan pelonggaran lebih lanjut pada pertemuan akhir pekan ini.

Sementara euro jatuh 0,6% terhadap yen menjadi 133,03, terlemah sejak awal September. Begitu juga dengan USD yang turun 0,6% terhadap yen menjadi 120,43 setelah mencapai level 121,60 pada Jumat lalu.

Ahli strategi mata uang dari HSBC Dominic Bunning di London mengatakan, pasar dalam pola holding menjelang pertemuan kebijakan Fed dan BoJ dan sentimen risk off tidak akan bertahan saat ini.

Terhadap USD, euro turun tipis 0,1% menjadi 1,1050, setelah jatuh lebih dari 2% sejak konferensi pers Gubernur ECB Mario Draghi pada Kamis lalu. Itu memdapat sedikit dukungan dari survei kepercayaan bisnis Jerman yang sedikit lebih baik dari yang diprediksi.

Baca:

Rupiah Siang Ini Perkasa, IHSG Merah Merona

USD Dalam Tekanan, Rupiah Dibuka Menawan
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved