Singapura Posisi Wahid Negara Termudah untuk Berbisnis

Rabu, 28 Oktober 2015 - 15:46 WIB
Singapura Posisi Wahid...
Singapura Posisi Wahid Negara Termudah untuk Berbisnis
A A A
WASHINGTON - Singapura mempertahankan posisinya paling wahid selama 10 tahun berturut-turut sebagai negara termudah untuk melakukan bisnis, sementara negara berkembang, seperti China dan India naik peringkat.

Australia jatuh dari peringkat 10 besar ke posisi ke-13 dalam laporan tahunan Doing Business oleh Bank Dunia. Posisi negeri Kangguru itu digantikan oleh Swedia, yang sebelumnya berada di peringkat 11.

Sementara Amerika serikat (AS) bertahan di posisi ketujuh dan Jepang meluncur lima peringkat ke posisi 34. Adapun China naik enam tingkat ke posisi 84, sedangkan India naik 12 tingkat ke peringkat 130 dari 189 negara, termasuk Hong Kong dan Taiwan.

Laporan peringkat tersebut berdasarkan 11 indikator, seperti kemudahan memulai usaha, mengurus izin mendirikan bangunan, mendapatkan listrik dan memperoleh kredit. (Baca: Sentimen Konsumen China Anjlok pada Oktober)

Sebanyak 30 negara terbaik menonjol karena mereka memiliki aturan yang memungkinkan berfungsi efisien dan transparan bagi bisnis dan pasar, bukan karena memiliki sedikit peraturan.

Peringkat ini menjadi perhatian Perdana Menteri India Narendra Modi, yang telah menetapkan target untuk mencapai peringkat ke-50 pada 2017. Menurut laporan itu, sejak peringkat dibuat pada 2003, negara-negara berpenghasilan rendah telah meningkat lebih dari negara-negara berpenghasilan tinggi.

"Ketika mereka memiliki kesempatan untuk melihat praktik bisnis terbaik di beberapa negara berperforma lebih baik di dunia, mereka mulai mengadopsi banyak dari praktik-praktik ini," kata Direktur Indikator Global Bank Dunia Augusto Lopez-Claros, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (28/10/2015).

Sementara itu, Selandia Baru menduduki peringkat kedua dalam daftar ini, diikuti oleh Denmark, Korea Selatan, Hong Kong, Inggris, Amerika Serikat, Swedia, Norwegia dan Finlandia. Eritrea merupakan negara terburuk dalam daftar peringkat, di belakang Libya, Sudan Selatan dan Venezuela.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
60 Tahun Merdeka, Berikut...
60 Tahun Merdeka, Berikut 5 Tantangan yang Menghantui Singapura
Takut Dilanda Kerusuhan,...
Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
7 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
7 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
7 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
7 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
7 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved