Rupiah Ditutup Paling Tajam dalam Hampir Dua Pekan
Rabu, 28 Oktober 2015 - 16:59 WIB
Rupiah Ditutup Paling Tajam dalam Hampir Dua Pekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menguat paling tajam dalam hampir dua pekan.
Dikutip dari Bloomberg, menguatnya rupiah karena investor berspekulasi bahwa mata uang akan melemah jelang review kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang diperkirakan akan menunda menaikkan suku bunga.
Rupiah naik 1%, terbesar sejak 15 Oktober menjadi Rp13.483/USD pada pukul 16.00 WIB. Reli rupiah pada Oktober menjadi 8,7%, kenaikan bulanan terbesar sejak April 2009.
Sementara itu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan dilakukan pada Rabu waktu setempat. (Baca: The Fed Diperkirakan Kembali Pertahankan Suku Bunga)
Adapun berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada Rp13.646/USD, dengan kisaran harian Rp13.484-Rp13.683/USD. Posisi tersebut melemah 41 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.605/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level RpRp13.630/USD, tak beda jauh dari posisi kemarin di Rp13.626/USD.
Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.516/USD. Posisi ini melemah 119 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.635/USD.
Baca:
Rupiah Siang Ini Datar, IHSG Berakhir Terkapar
USD dalam Kisaran Sempit, Rupiah Dibuka Menguat Tipis
Dikutip dari Bloomberg, menguatnya rupiah karena investor berspekulasi bahwa mata uang akan melemah jelang review kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang diperkirakan akan menunda menaikkan suku bunga.
Rupiah naik 1%, terbesar sejak 15 Oktober menjadi Rp13.483/USD pada pukul 16.00 WIB. Reli rupiah pada Oktober menjadi 8,7%, kenaikan bulanan terbesar sejak April 2009.
Sementara itu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan dilakukan pada Rabu waktu setempat. (Baca: The Fed Diperkirakan Kembali Pertahankan Suku Bunga)
Adapun berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada Rp13.646/USD, dengan kisaran harian Rp13.484-Rp13.683/USD. Posisi tersebut melemah 41 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.605/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level RpRp13.630/USD, tak beda jauh dari posisi kemarin di Rp13.626/USD.
Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.516/USD. Posisi ini melemah 119 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.635/USD.
Baca:
Rupiah Siang Ini Datar, IHSG Berakhir Terkapar
USD dalam Kisaran Sempit, Rupiah Dibuka Menguat Tipis
(rna)