Susi Pudjiastuti: Ups! Baru Sehari Menjabat Sudah Bikin Salah
Jum'at, 30 Oktober 2015 - 12:44 WIB
Susi Pudjiastuti: Ups! Baru Sehari Menjabat Sudah Bikin Salah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sejak awal kemunculannya langsung menjadi sorotan. Betapa tidak, sejak pertama kali ditunjuk sebagai menteri dalam Kabinet Kerja, perangai Susi yang nyentrik dan cenderung cuek tak sungkan diperlihatkannya.
Sedari awal kemunculannya di Istana Negara, penampilan Susi yang kala itu asik duduk di lantai sambil merokok langsung menjadi perbincangan. Banyak yang berkomentar pedas, namun tak jarang pula beberapa kalangan memuji sikapnya yang apa adanya dan tidak banyak pencitraan.
"Semua saya lihat kasih komentar (penampilan Susi). Menteri apa itu namanya. Duduk nemprok di Tanah, merokok lagi. Saya bilang, ups baru satu hari, sudah bikin salah saya," katanya di Gedung Mina Bahari 3 KKP, Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Diakuinya, kebiasaan merokok yang telah dilakoninya hampir 50 tahun tidak bisa lantas diubahnya secara drastis. Sebab itu, Susi pun memilih berpikir positif dan tetap menunjukkan kinerja terbaiknya.
"Saya tidak bisa berubah drastis siapa saya, bagaimana saya selama 50 tahun terakhir. Jadi, ya positive thinking, saya kembalikan lagi. Ok let's go," tutur dia.
Susi mengungkapkan bahwa target pertamanya saat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan adalah memberantas illegal unreported and unregulated (IUU) fishing. Untuk itu, dia pun mengundang duta besar (dubes) dari sejumlah negara tetangga untuk mengumumkan bahwa Indonesia akan melaksanakan penegakan hukum atas IUU fishing di Indonesia.
Dia mengaku, penegakan hukum atas IUU fishing ini dilakukan lantaran selama ini banyak negara yang kerap membicarakan soal kelemahan Indonesia yang tak mampu menggaet investor dari luar negeri lantaran kurangnya penegakan hukum (law enforcement) di Tanah Air.
"People do not want to come to Indonesia because lack of law enforcement in this country. Analisis juga bicara, Indonesia ini tidak bisa maju karena law enforcement, makanya saya bilang, yang pertama kali akan saya kerjakan adalah want to show to the world and to everybody Indonesia is very good, no matter in law enforcement," tandasnya.
Sedari awal kemunculannya di Istana Negara, penampilan Susi yang kala itu asik duduk di lantai sambil merokok langsung menjadi perbincangan. Banyak yang berkomentar pedas, namun tak jarang pula beberapa kalangan memuji sikapnya yang apa adanya dan tidak banyak pencitraan.
"Semua saya lihat kasih komentar (penampilan Susi). Menteri apa itu namanya. Duduk nemprok di Tanah, merokok lagi. Saya bilang, ups baru satu hari, sudah bikin salah saya," katanya di Gedung Mina Bahari 3 KKP, Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Diakuinya, kebiasaan merokok yang telah dilakoninya hampir 50 tahun tidak bisa lantas diubahnya secara drastis. Sebab itu, Susi pun memilih berpikir positif dan tetap menunjukkan kinerja terbaiknya.
"Saya tidak bisa berubah drastis siapa saya, bagaimana saya selama 50 tahun terakhir. Jadi, ya positive thinking, saya kembalikan lagi. Ok let's go," tutur dia.
Susi mengungkapkan bahwa target pertamanya saat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan adalah memberantas illegal unreported and unregulated (IUU) fishing. Untuk itu, dia pun mengundang duta besar (dubes) dari sejumlah negara tetangga untuk mengumumkan bahwa Indonesia akan melaksanakan penegakan hukum atas IUU fishing di Indonesia.
Dia mengaku, penegakan hukum atas IUU fishing ini dilakukan lantaran selama ini banyak negara yang kerap membicarakan soal kelemahan Indonesia yang tak mampu menggaet investor dari luar negeri lantaran kurangnya penegakan hukum (law enforcement) di Tanah Air.
"People do not want to come to Indonesia because lack of law enforcement in this country. Analisis juga bicara, Indonesia ini tidak bisa maju karena law enforcement, makanya saya bilang, yang pertama kali akan saya kerjakan adalah want to show to the world and to everybody Indonesia is very good, no matter in law enforcement," tandasnya.
(rna)
Lihat Juga :