HSBC Catat Kenaikan Laba Bersih Kuartal III Lebihi Estimasi

Senin, 02 November 2015 - 14:46 WIB
HSBC Catat Kenaikan...
HSBC Catat Kenaikan Laba Bersih Kuartal III Lebihi Estimasi
A A A
LONDON - Bank terbesar di Eropa, HSBC Holdings Plc melaporkan kenaikan laba bersih lebih besar dari estimasi pada kuartal III tahun ini karena menyusutnya biaya-biaya.

Laba sebelum pajak naik menjadi USD6,1 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD4,6 miliar karena biaya operasi menurun. Laba dasar melebihi estimasi rata-rata sebesar USD5,2 miliar.

Kepala Eksekutif HSBC Holdings Plc Stuart Gulliver mengumumkan rencana bank dalam tiga tahun pada Juni lalu untuk mengurangi jaringan global, menutup bisnis yang merugi dan memangkas sebanyak 25.000 tenaga kerja setelah biaya kepatuhan melonjak.

Hasil kuartal III tahun ini didukung menurunnya biaya denda USD1,4 miliar dari tahun sebelumnya, biaya pemukiman dan ganti rugi untuk pelanggan Inggris. Sementara melemahnya pendapatan membatasi capaian laba.

"Prospek untuk HSBC menjadi sedikit negatif," kata Kepala Penelitian di Core Pacific Yamaichi Castor Pang, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (2/11/2015).

Saham HSBC di Hong Kong turun 0,6% pada pukul 14.17 waktu setempat, dibandingkan dengan penurunan 0,9% di bursa Hang Seng. Saham telah jatuh 18% sepanjang tahun ini.

Biaya operasional menurun 19% dari tahun sebelumnya menjadi USD9 miliar, di bawah perkiraan rata-rata analis sebesar USD9,4 miliar. Sementara pendapatan operasional bersih turun 4% menjadi USD15,1 miliar, di atas perkiraan sebesar USD14,8 miliar.

"Langkah-langkah pengurangan biaya mulai memiliki dampak. Kami berharap langkah-langkah yang telah kami lakukan memiliki dampak lebih lanjut pada kuartal IV," kata Gulliver.

Bank, yang telah menghasilkan lebih dari dua pertiga pendapatannya di Asia, masih melakukan kajian apakah akan pindah kantor pusatnya dari London. Adapun laba sebelum pajak di Asia naik 2% menjadi USD3,5 miliar pada kuartal III dari tahun sebelumnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DART, Solusi Rekonsiliasi...
DART, Solusi Rekonsiliasi Piutang secara Digital dan Otomatis
Green Loan Dukung Ekonomi...
Green Loan Dukung Ekonomi Sirkular untuk Pelestarian Lingkungan
Wealth Management Dorong...
Wealth Management Dorong Kinerja Bank HSBC, Dana Kelolaan Tumbuh 11,4%
HSBC Indonesia Hadirkan...
HSBC Indonesia Hadirkan Perjalanan Sejarah 140 tahun di Indonesia dalam Bentuk Karya Seni Mural
Tingkatkan Layanan,...
Tingkatkan Layanan, HSBC Optimalisasi Platform Digital
Sektor Teknologi Bikin...
Sektor Teknologi Bikin Pasar Saham Kian Menarik Jadi Sarana Investasi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved