alexametrics

AS Keluhkan Masalah Ketenagakerjaan di Indonesia

loading...
A+ A-
JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert Blake Jr mengungkapkan, masih banyak kendala yang dihadapi perusahaan AS yang beroperasi di Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah masalah ketenagakerjaan.

“Kalau saya bisa kategorikan, salah satu masalah utamanya adalah tentang ketenagakerjaan, baik yang short term atau pun long term dengan adanya proses perizinan yang ada di sini. Perusahaan AS menghabiskan banyak waktu untuk mengurusi izin kerja karyawan mereka,” ujar Blake, dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Menurutnya, izin kerja merupakan salah satu masalah yang dihadapi banyak perusahaan AS dan harus segera dicarikan solusinya. “Tapi, saya kira perhatian utama yang tetap menjadi perhatian adalah Indonesia masih menjadi tempat yang sangat sulit untuk bisnis, terutama untuk investasi baru, sejumlah izin diperlukan baik di level nasional, provinsi bahkan kabupaten/kota,” papar Blake.



Dia pun berharap pemerintah Jokowi terus melakukan perbaikan di sektor tersebut. Dia juga mengapresiasi langkah pembaruan pemerintah untuk mempermudah perizinan investasi baru, seperti adanya one stop service. “Mereka melakukan upaya yang tulus. Tapi masih banyak yang harus dilakukan,” tegasnya.

Terkait rencana Indonesia masuk Trans-Pacific Partnership (TTP), Blake memandang, Indonesia akan menjadi bagian penting dari pakta perdagangan karena negara ini menguasai 40% perekonomian ASEAN. (Baca: Minat Masuk TPP, RI Khawatirkan Kekuatan Vietnam)

“Kami menyambut baik niat Indonesia untuk bergabung. Ini adalah sinyal penting bagi perusahaan-perusahaan Amerika,” tandasnya.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top