Menkeu Akui APBN 2016 Belum Sempurna

Selasa, 03 November 2015 - 18:52 WIB
Menkeu Akui APBN 2016...
Menkeu Akui APBN 2016 Belum Sempurna
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui struktur APBN 2016 yang disahkan Jumat pekan lalu belum sempurna secara keseluruhan. Namun, dia tak menampik ada kemajuan dari APBN tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diungkap Bambang karena ada beberapa sektor yang mengalami kenaikan anggaran khususnya untuk sosial, kesehatan dan dana untuk kemajuan infrastruktur di daerah atau desa.

"Kalau perspektif saya soal APBN 2016, saya hanya bisa bilang belum sempurna. Tapi ini ada kemajuan dibanding yang lalu-lalu, karena dana untuk kesehatan kita naik, kemudian dana desa nambah, belanja infrastruktur terus didorong. Yang lain-lain juga nambah," katanya di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Menurutnya, pemerintah telah membantu rakyat miskin, sebanyak 6 juta orang dari sebelumnya 2,5 juta orang. Pihaknya juga mendorong subsidi agar tepat sasaran.

‎"Jadi, kalau APBN yang bagus ya fiskal space lebih besar maka saya harap tax amnesty jadi jalan keluar. Belanja besar dan terarah, kalau bisa lama-lama pembiayaan dikurangi. Utang dikurangi. Tapi kalau penerimaan belum bisa diandalkan. Sudah 10 tahun penerimaan pajak tidak sesuai target," jelas Bambang.

Bahkan, strategi front loading Indonesia dipuji banyak rating agency karena dinilai berhasil menemukan right moment. "Bayangkan kalau mengikuti pola biasa, kita terjebak di semester II yang marketnya volatile. Itu menolong di sisi cash flow penerimaan pajak yang kurang," pungkas Menkeu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
APBN 2026 Disetujui...
APBN 2026 Disetujui DPR, Belanja Negara Tembus Rp3.842,72 Triliun
Leader Jupiter 2016...
Leader Jupiter 2016 Jadi Kadisops Lanud Adisutjipto
Udin Si Penjambret Lansia...
Udin Si Penjambret Lansia Sudah Beroperasi Sejak 2016
Polisi Sebut Wowon cs...
Polisi Sebut Wowon cs Lakukan Pembunuhan Sejak 2016
Terungkap, Korupsi di...
Terungkap, Korupsi di Waskita Karya Sudah Sejak 2016
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
1 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
3 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
3 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
6 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved