RI Akan Punya Tambahan 1.060 Km Jalan Tol pada 2018
Rabu, 04 November 2015 - 12:29 WIB
RI Akan Punya Tambahan 1.060 Km Jalan Tol pada 2018
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pada 2018/2019 Indonesia akan mempunyai tambahan jalan tol sepanjang 1.060 kilometer (km) seluruh Indonesia.
Hal ini mengingat survei yang dilakukan pemerintah menyatakan bahwa Kalimantan dan Papua sangat membutuhkan transportasi.
"Alhamdulilah menurut catatan kami pada akhir 2018/2019 kita akan mempunyai tambahan 1.060 km jalan tol. Kalau dibanding 40 tahun terakhir hingga 2014 kita hanya punya 840 km jalan tol. Jadi lima tahun ke depan kita akan punya tambahan 1.060 km jalan tol seluruh Indonesia," kata Basuki saat acara Indonesia Infrastructure Week (IWW) di JCC, Jakarta, Rabu (4/11/2015).
Pemerintah akan membangun jalan tol trans Papua sekitar 4.000 km sampai 2018. Perbatasan Papua-Papua Nugini juga segera dikerjakan.
"Untuk perbatasan Timor Leste dan NTT, pada hari ini pemerintah mencanangkan groundbreaking di sana karena kita akan mengembangkan kawasan perbatasan dan jalannya dan tol," ujarnya.
Termasuk perbatasan di Kalimantan yang akan dihubungkan dari Arub di Kalimantan Barat sampai di Longmidang di Kalimantan Utara yang ditargetkan selesai 2018.
"Selain itu, kawasan, pintu lintas batas negara (PLBN) juga kita modernisasi dan perbaiki sehingga menjadi layak disebut sebagai pintu lintas batas negara, karena saat ini sangat tidak layak. Akan kita fokuskan di sana dengan empat lajur median di tengah. Jadi kaya jalan tol nanti antara Longidang, kemudian di Entikong dan Langabadao akan kita kerjakan semua," pungkas Basuki.
Baca Juga:
Wapres Buka Indonesia Infrastructure Week 2015
Hal ini mengingat survei yang dilakukan pemerintah menyatakan bahwa Kalimantan dan Papua sangat membutuhkan transportasi.
"Alhamdulilah menurut catatan kami pada akhir 2018/2019 kita akan mempunyai tambahan 1.060 km jalan tol. Kalau dibanding 40 tahun terakhir hingga 2014 kita hanya punya 840 km jalan tol. Jadi lima tahun ke depan kita akan punya tambahan 1.060 km jalan tol seluruh Indonesia," kata Basuki saat acara Indonesia Infrastructure Week (IWW) di JCC, Jakarta, Rabu (4/11/2015).
Pemerintah akan membangun jalan tol trans Papua sekitar 4.000 km sampai 2018. Perbatasan Papua-Papua Nugini juga segera dikerjakan.
"Untuk perbatasan Timor Leste dan NTT, pada hari ini pemerintah mencanangkan groundbreaking di sana karena kita akan mengembangkan kawasan perbatasan dan jalannya dan tol," ujarnya.
Termasuk perbatasan di Kalimantan yang akan dihubungkan dari Arub di Kalimantan Barat sampai di Longmidang di Kalimantan Utara yang ditargetkan selesai 2018.
"Selain itu, kawasan, pintu lintas batas negara (PLBN) juga kita modernisasi dan perbaiki sehingga menjadi layak disebut sebagai pintu lintas batas negara, karena saat ini sangat tidak layak. Akan kita fokuskan di sana dengan empat lajur median di tengah. Jadi kaya jalan tol nanti antara Longidang, kemudian di Entikong dan Langabadao akan kita kerjakan semua," pungkas Basuki.
Baca Juga:
Wapres Buka Indonesia Infrastructure Week 2015
(izz)
Lihat Juga :