Blue Bird Akan Tambah 200 Taksi MPV

Kamis, 05 November 2015 - 11:55 WIB
Blue Bird Akan Tambah...
Blue Bird Akan Tambah 200 Taksi MPV
A A A
JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) akan menambah 200 taksi jenis multi purpose vehicle (MPV) lagi hingga akhir tahun ini, dengan alokasi dana sebesar Rp300 miliar.

Direktur Blue Bird Sigit Priawan Djokosoetono mengemukakan, jumlah taksi perseroan berjenis MPV saat ini sebanyak 400 unit. (Baca: Pengemudi Blue Bird Kini Punya Saham BIRD)

Lokasi penempatan armada baru tersebut masih akan lebih banyak di Pulau Jawa, termasuk Jakarta dengan tarif yang masih sama dengan taksi jenis reguler lainnya.

"Tarif sama seperti yang regular lain, satu tarif. Kita tunggu minggu depan, mayoritas penambahan di Pulau Jawa," jelasnya.

Kendati demikian, Sigit belum bisa memaparkan lebih lanjut akan menambah berapa lagi taksi jenis MPV pada tahun depan. Di sisi lain, perseroan masih fokus merambah jenis sedan.

"Tahun depan lihat perkembangan berikutnya. Mengenai rasio pembelian, masih lebih banyak sedan, volume paling besar masih sedan," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bluebird Academy Jadi...
Bluebird Academy Jadi Wadah Tingkatkan SDM Melalui Akses Pendidikan Non Formal
Dukung Keselamatan Berkendara
Dukung Keselamatan Berkendara
Borong 100.000 Saham...
Borong 100.000 Saham BIRD, Kepemilikan Bos Blue Bird Makin Gemuk
Pelatihan Tata Boga...
Pelatihan Tata Boga dan Tata Busana Istri Pengemudi Taksi
Konsistensi Blue Bird...
Konsistensi Blue Bird Hadirkan Transportasi Ramah Lingkungan
Kinerja Positif, Pendapatan...
Kinerja Positif, Pendapatan Blue Bird Tumbuh 40,4% di Kuartal I 2022
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved