Ekonomi Indonesia Kuartal III Tumbuh 4,73%

Kamis, 05 November 2015 - 11:41 WIB
Ekonomi Indonesia Kuartal...
Ekonomi Indonesia Kuartal III Tumbuh 4,73%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2015 sebesar 4,73%. Angka ini naik jika dibanding kuartal II yang sebesar 4,67% dan di kuartal I sebesar 4,7%‎.

‎"Laju pertumbuhan ekonomi per triwulan pada triwulan III/2015, lebih besar dari ‎sebelumnya, semoga ini pertanda bagus untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Deputi neraca dan analisis Statistik BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Menurutnya, angka 4,7% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia ini didukung karena perekonomian global pada kuartal III/2015 diperkirakan masih melambat. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi negara mitra dagang Indonesia cenderung melemah.

"Amerika Serikat melemah 2,7% menjadi 2,0%. Tiongkok melambat 7% menjadi 6,9% dan Singapura melemah dari 1,7% ke 1,4%‎," kata dia.

Sementara, situasi dalam negeri juga mempengaruhi diantaranya inflasi September 2015 yang masih berada di 6,83% (year on year). Nilai tukar rupiah terhadap USD melemah pada akhir kuartal III/2015.

"Selain itu, meski belanja pemerintah meningkat, namun realisasi penerimaan pajak selama kuartal III/2015 menurun," ujarnya.

Pada kuartal III/2015, pertumbuhan terjadi di seluruh lapangan usaha, kecuali listrik dan gas yang turun 0,85%. Sektor yang pertumbuhannya tinggi yakni jasa keuangan dan asuransi sebesar 7,03%, pertanian, kehutanan, perikanan 5,09% dan konstruksi 4,88%.

"Sedangkan yoy 10,83% informasi dan komunikasi paling tinggi, jasa keuangan dan asuransi 10,35% dan pendidikan 8,25%," pungkas Suhariyanto.

Baca Juga:

BPS Umumkan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 4,7%

Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
41 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
54 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved