Soal Petral, Pertamina Akui Ada Pegawai Kurang Kooperatif

Senin, 09 November 2015 - 21:17 WIB
Soal Petral, Pertamina...
Soal Petral, Pertamina Akui Ada Pegawai Kurang Kooperatif
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto membeberkan, dalam proses audit forensik terhadap Pertamina Energy Trading Limited (Petral), ditemukan fakta terdapat pegawai yang tidak kooperatif dan membuat hasil audit tidak detail.

Hal ini terbukti bahwa auditor tidak bisa mengungkap lebih dalam terkait adanya dugaan kebocoran informasi rahasia soal harga pembelian minyak dan bahan bakar minyak (BBM) lewat anak usaha Pertamina. (Baca: Terungkap Ada Pihak Ketiga Mainkan Tender Petral)

"Kebocoran informasi kami akan melakukan langkah-langkah. Sementara ini oleh auditor forensik belum bisa menggali lebih jauh. Internal pertamina masih dalam kurang kooperatif masa audit ini," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (9/11/2015).

Menurut Dwi, perseroan akan melakukan penelitian lebih jauh terkait adanya dugaan kebocoran informasi rahasia tersebut. "Kita harapkan ke depan bagaimana bisa menjadikan ini pelajaran ke siapa saja di perusahaan ini," imbuhnya. (Baca: Tender di Petral Bikin Takut)

Kendati demikian, mantan Bos Semen Indonesia ini bersyukur dengan dilakukannya audit forensik perseroan bisa melihat dari aspek lingkungan (environmental) yang selama ini tidak terungkap, seperti korespondensi email atau chatting yang ada di server.

Harapannya, lanjut dia, nuansa dan iklim yang terjadi kala itu tidak akan terjadi lagi saat ini. Kendati secara sistem dan prosedur sama, namun secara aspek lingkungan bisa berbeda. (Baca: Audit Forensik Temukan Kebocoran Rahasia Kasus Petral)

"Secara sistem, sistem dan prosedurnya bisa sama. Tapi environmental aspeknya barangkali bisa berbeda dan dengan mengetahui lebih dalam apa yang terjadi di masa itu, sehingga hal tersebut tidak terjadi lagi ke depan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved