Emas Global Terluka, Harga Jual Emas Antam Stagnan

Rabu, 11 November 2015 - 09:28 WIB
Emas Global Terluka,...
Emas Global Terluka, Harga Jual Emas Antam Stagnan
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini stagnan, sementara harga beli kembali (buyback) turun Rp4.000/gram. Harga ini di tengah masih terlukanya emas global mendekati level terendah tiga bulan.

Dilansir dari situs Logammulia, Rabu (11/11/2015), harga jual emas Antam masih bertahan di Rp550.000/gram. Sementara buyback emas Antam menjadi Rp475.000/gram dari sebelumnya Rp479.000/gram dari.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.084.000 dengan harga per gram Rp521.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.605.000 dengan harga per gram Rp521.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.160.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 25 gram Rp12.825.000 dengan harga per gram Rp513.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.600.000, dengan harga per gram Rp512.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.150.000, dengan harga per gram Rp511.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp127.750.000, dengan harga per gram Rp511.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.300.000, dengan harga per gram Rp510.600. Emas Ukuran 250 dan 500 gram sudah habis terjual.

Sementara emas global diperdagangkan mendekati level terendah tiga bulan pada hari ini karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) dan keluarnya arus dana dari logam mulia, sehingga menyakiti emas menjelang kenaikan suku bunga AS.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.088,80/ons. Emas telah jatuh selama sembilan dari sepuluh sesi pada Selasa.

Sementara emas telah jatuh ke USD1.084,90 pada Jumat pekan lalu, terendah sejak 7 Agustus 2015 setelah laporan tenaga kerja AS yang kuat meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di Desember.

Investor telah menarik diri dari emas. Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust menjai 663,43 ton pada Selasa, terendah sejak September 2008. Analis memperkirakan emas akan melemah, dengan support berikutnya akan mengalami penurunan 5,5 tahun ke USD1.077/ons yang terjadi pada Juli.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
19 menit yang lalu
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
32 menit yang lalu
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
35 menit yang lalu
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
50 menit yang lalu
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
4 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved