Pemerintah Tak Boleh Membedakan Pengusaha Wanita

Senin, 16 November 2015 - 16:57 WIB
Pemerintah Tak Boleh...
Pemerintah Tak Boleh Membedakan Pengusaha Wanita
A A A
JAKARTA - Pemerintah tidak membeda-bedakan antara pengusaha wanita dengan laki-laki karena semua sama turut memberikan sumbangan dalam memajukan perekonomian Indonesia.

"Dalam menghadapi situasi hari ini, kami tidak lagi membedakan pengusaha laki-laki dan perempuan," ujar Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) saat memberikan pengarahan kepada pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) hasil Musyawarah Nasional VIII 2015 di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (16/11/21015).

JK mencontohkan, saat ini untuk nama jalan raya di Jakarta, salah satunya ada nama Rasuna Said, yang merupakan seorang pejuang perempuan sekaligus pengusaha wanita pada masa perjuangan kemerdekaan.

Saat ini, lanjut dia, perkembangan dunia usaha melalui globalisasi semakin terbuka sehingga yang akan dibantu adalah para pengusaha kecil yang semestinya mendapat kredit lebih murah daripada kredit untuk pengusaha besar.

"Karena itu kami akan menurunkan suku bunga untuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada tahun depan," ujar Wapres, sambil menambahkan semua subsidi juga akan ditanggung pihak pemerintah.

JK mengemukakan, untuk program KUR tidak membeda-bedakan antara pengusaha perempuan dengan laki-laki. Hal itu karena bila diberlakukan perlakuan khusus, maka bisa saja semua perusahaan tiba-tiba dirutnya perempuan karena batasannya masih belum terlalu jelas.

Wapres menyampaikan terima kasih setelah Iwapi berdiri 40 tahun, ada banyak peningkatan peran perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Hal itu, ujar dia, karena terdapat beberapa faktor yang mencetuskan perubahan tersebut antara lain kultur yang berubah, pendidikan, teknologi, dan juga adanya kesempatan yang lebih besar.

"Ini penting agar peranan itu menjadi manfaat yang besar. Kita tidak membeda-bedakan, malah setiap kali wisuda yang mendapat hasil terbaik paling banyak perempuan," katanya.

Wapres juga mengingatkan banyaknya kemudahan yang bisa diterima wanita pengusaha saat ini seperti adanya mesin cuci otomatis, rice cooker, serta untuk mengurus rumah dan anak ada pembantu dan suster.

JK mengungkapkan, perusahannya dahulu dari 100 pegawai, 99 adalah lelaki dan hanya satu perempuan untuk di kantin. Namun, saat ini jumlah pegawai yang lebih banyak di perusahaan tersebut adalah kaum perempuan hingga sekitar 60%.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi mengatakan, organisasi yang dipimpinnya saat ini menghimpun lebih dari 30 ribu pengusaha, di mana sebanyak 85% adalah pengusaha mikro dan kecil. "Hanya 2% pengusaha besar termasuk Bu Martha Tilaar yang sekitar 70% dari pegawainya adalah perempuan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Resmi Jadi Anggota Dewan Konsultasi DPP IWAPI
Nurhaeni Titip 4 Pesan...
Nurhaeni Titip 4 Pesan Demi Kemajuan Iwapi Palopo
Pengurus DPP Iwapi 2021-2026...
Pengurus DPP Iwapi 2021-2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Berlari Mengejar Kemajuan Teknologi
Kembangan Pengusaha...
Kembangan Pengusaha Wanita di Indonesia, Intip 3 Program Unggulan Iwapi
HUT ke-48 Iwapi, Liliana...
HUT ke-48 Iwapi, Liliana Tanoesoedibjo Resmi Jadi Anggota Dewan Konsultasi
Perempuan Pengusaha...
Perempuan Pengusaha Asal Indonesia Suarakan Kesetaraan Gender Ekonomi di Jepang dan Rusia
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
37 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
45 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved