Perusahaan Beras Ini Tawarkan IPO Rp420-Rp500/Saham
Rabu, 18 November 2015 - 14:09 WIB
Perusahaan Beras Ini Tawarkan IPO Rp420-Rp500/Saham
A
A
A
JAKARTA - Calon emiten sektor konsumer, PT Buyung Poetra Sembada (BPS) menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp420-Rp500 per saham.
Direktur BPS Budiman Susilo mengatakan, jumlah saham yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya 710 juta saham atau 30,08% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham.
"Kami perkirakan dengan IPO ini perseroan akan memperoleh dana kurang lebih sebesar Rp400 miliar," kata dia di Jakarta, Senin (16/11/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, dana IPO tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perseroan, antara lain mendorong penjualan.
"Selain itu, kebijakan membagikan dividen maksimum 50% dari laba bersih. Ditawarkan kepada investor domestik dan regional seperti Singapura dan Hong Kong," imbuhnya.
Sementara, dari aksi korporasi yang dilakukan perusahaan beras ini, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter) yaitu PT Bahana Securities.
Perseroan menargetkan penyartaan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 8 Desember 2015 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 10-11 Desember 2015. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 16 Desember 2015.
Direktur BPS Budiman Susilo mengatakan, jumlah saham yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya 710 juta saham atau 30,08% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham.
"Kami perkirakan dengan IPO ini perseroan akan memperoleh dana kurang lebih sebesar Rp400 miliar," kata dia di Jakarta, Senin (16/11/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, dana IPO tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perseroan, antara lain mendorong penjualan.
"Selain itu, kebijakan membagikan dividen maksimum 50% dari laba bersih. Ditawarkan kepada investor domestik dan regional seperti Singapura dan Hong Kong," imbuhnya.
Sementara, dari aksi korporasi yang dilakukan perusahaan beras ini, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter) yaitu PT Bahana Securities.
Perseroan menargetkan penyartaan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 8 Desember 2015 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 10-11 Desember 2015. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 16 Desember 2015.
(izz)
Lihat Juga :