Aset Batavia Air Susut 60%

Kamis, 19 November 2015 - 20:34 WIB
Aset Batavia Air Susut...
Aset Batavia Air Susut 60%
A A A
JAKARTA - Pascapailit sejak dua tahun lalu, Aset PT Metro Batavia (Batavia Air) menyusut hingga 60% menjadi sebesar Rp200 miliar dari sebelumnya Rp500 miliar.

"Sejak dinyatakan pailit pada 30 Januari 2013 lalu, aset Batavia Air yang diperkiraan bisa dijual melalui mekanisme lelang ditaksir mencapai Rp500 miliar," ujar Kuasa Hukum Batavia Air Raden Catur Wibowo di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Menurut Catur, hingga saat ini penjualan aset pailit Batavia Air tidak maksimal. Padahal, setiap tahunnya aset tersebut selalu menyusut sebanyak 20%. "Penyusutannya setiap tahun itu mencapai 20%. Kalau sekarang sudah tahun ketiga berarti penyusutannya sudah mencapai 60%," ungkapnya.

Dia menuturkan, banyak aset-aset seperti pesawat, kendaraan, suku cadang, dan simulator yang menyusut karena kurangnya perawatan. (Baca: Batavia Air Baru Bayar Pesangon Rp4 Miliar)

"Seperti ada dua pesawat terbang awalnya, Bank Muamalat sudah mau beli dengan nilai Rp11,5 miliar, tapi kuratornya bilang nanti dulu ada yang mau beli lebih tinggi," katanya.

Tapi, lanjut Catur, sampai sekarang belum ada yang membelinya. Menurutnya, dijual dengan harga Rp7 miliar saja tidak ada yang berminat dengan kedua pesawat itu.

Aset-aset yang masih belum terjual terdiri dari 3 unit pesawat terbang Boeing 737-400, 5 mesin pesawat terbang, 177 unit kendaraan, dan 3 unit simulator.

"Untuk mobil seharusnya gampang dijual. Lebih parah lagi simulator yang harganya miliaran itu sudah rusak semua, mungkin sudah jadi rongsokan juga jadi tidak bisa dijual," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penampakan Harta Karun...
Penampakan Harta Karun Artefak Saluran Air Batavia di Proyek MRT Bundaran HI-Kota
Ingin Tahu Isi Rumah...
Ingin Tahu Isi Rumah Si Pitung? Ini Harga Tiket dan Cara Mengunjunginya
Batavia Sekuritas Tinggalkan...
Batavia Sekuritas Tinggalkan Gelanggang Bursa Saham
Kisah Haji Rais, Bandit...
Kisah Haji Rais, Bandit Licin Berbahaya yang Merampok Permata di Sekitar Crazy Rich Belanda
Kisah Untung Suropati,...
Kisah Untung Suropati, Mata-Mata Belanda yang Tewas dalam Dekapan Anaknya
Misteri Tanah Abang...
Misteri Tanah Abang Tempo Dulu, Wanita Cantik Jadi-jadian Penunggu Kuburan Karet
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Aset dan Kekayaan...
Daftar Aset dan Kekayaan Organisasi Islam Muhammadiyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved