USD Perkasa Atas Euro, Rupiah Dibuka Terpeleset
Kamis, 26 November 2015 - 10:01 WIB
USD Perkasa Atas Euro, Rupiah Dibuka Terpeleset
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka terpeleset di tengah menguatnya USD terhadap euro.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.733/USD. Posisi ini melemah 60 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.673/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.722/USD. Posisi tersebut turun 29 poin dari posisi kemarin sebesar Rp13.693/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.725/USD. Posisi itu terdepresiasi 35 dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.690/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.728/USD. Posisi itu menguat 33 poin dibanding sebelumnya pada level Rp13.761/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, euro merugi menyusul penurunan ke level terendah lebih dari tujuh bulan menjadi 1,0565 per USD.
Mata uang umum stabil dari akhir perdagangan Amerika Utara berada pada posisi 1,0622. Sementara, USD terhadap yen justru mendatar di level 122,65.
Indeks USD terhadap sekeranjang enam mata uang rivalnya, menyentuh tinggi dalam delapan bulan yang sebesar 100,170 tadi malam setelah serentetan data ekonomi AS yang diperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga bulan depan untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.733/USD. Posisi ini melemah 60 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.673/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.722/USD. Posisi tersebut turun 29 poin dari posisi kemarin sebesar Rp13.693/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.725/USD. Posisi itu terdepresiasi 35 dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.690/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.728/USD. Posisi itu menguat 33 poin dibanding sebelumnya pada level Rp13.761/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, euro merugi menyusul penurunan ke level terendah lebih dari tujuh bulan menjadi 1,0565 per USD.
Mata uang umum stabil dari akhir perdagangan Amerika Utara berada pada posisi 1,0622. Sementara, USD terhadap yen justru mendatar di level 122,65.
Indeks USD terhadap sekeranjang enam mata uang rivalnya, menyentuh tinggi dalam delapan bulan yang sebesar 100,170 tadi malam setelah serentetan data ekonomi AS yang diperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga bulan depan untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
(izz)