BNI & Paguyuban Budiasi Sebarkan 1,5 Juta Bibit Tanaman Keras

Minggu, 29 November 2015 - 18:57 WIB
BNI & Paguyuban Budiasi...
BNI & Paguyuban Budiasi Sebarkan 1,5 Juta Bibit Tanaman Keras
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan Paguyuban Budiasi, kembali mendistribusikan bibit-bibit Tanaman Keras dan Tanaman Langka. Pada tahun 2015 ini, sebanyak 1,5 juta bibit tanaman keras dan sekitar 20.000 bibit tanaman langka siap disebarkan ke berbagai daerah di Indonesia.

"Sebagian besar bibit yang dibagikan adalah termasuk bibit-bibit tanaman buah khas Indonesia, sejalan dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo agar buah-buahan Indonesia dapat mendunia," kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/11/2015).

Dia melanjutkan, pendistribusian bibit tanaman ini juga selaras dengan peringatan Hari Menanam Pohon Nasional yang diperingati pada 28 November 2015. Bibit tanaman buah yang didistribusikan adalah pohon Mangga, Jeruk, Durian, Sirsak, Nangka, Nangkadak (persilangan Nangka dan Cempedak), Rambutan, Kelengkeng, Jambu Mete, Pala, serta tanaman buah langka seperti Buni, Kecapi, Jambu Bol, dan Matoa.

Achmad menyebutkan, tahun ini merupakan tahun kelima Pendistribusian Bibit Tanaman Keras yang dilaksanakan BNI dengan Paguyuban Budiasi sejak tahun 2011, dan memasuki tahun ketiga Pendistribusian Bibit Tanaman Langka ke dalam program pembibitan sejak tahun 2013.

Menurutnya, konsistensi kedua lembaga tersebut menunjukkan tingginya komitmen dalam mendukung program pemerintah, yaitu Penanaman 1 Miliar Pohon atau dikenal dengan OBIT (one billion Indonesia trees).

"BNI sebagai badan usaha milik negara secara aktif mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi karbon sebesar 26% - 41%," ujar Achmad.

Salah satu upaya untuk menurunkan emisi karbon tersebut adalah dengan melalui Program Penanaman 1 Miliar Pohon yang didukung BNI dan Paguyuban Budiasi dengan Program Pembibitan Tanaman Keras dan Tamanan Langka.

Sejak 2011, lanjutnya, nilai kontribusi BNI dalam mengembangkan Pembibitan Tanaman Keras bersama Paguyuban Budiasi telah mencapai lebih dari Rp 21 miliar, belum termasuk kontribusi pada pembibitan Tanaman Langka yang mencapai lebih dari Rp 3 miliar dalam 3 tahun terakhir ini.

Bibit tanaman yang berhasil dikembangkan, akan diberikan gratis kepada masyarakat. Bibit tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk acara-acara kenegaraan. Bibit tersebut akan didistribusikan khususnya untuk daerah Bopuncur (Bogor, Puncak dan Cianjur) serta penghijauan daerah aliran sungai (DAS) khususnya sungai Ciliwung dan anak sungai terkait dan penghijauan wilayah Indonesia.

Achmad mengungkapkan, dukungan BNI terhadap pelestarian lingkungan dilakukan melalui berbagai pendekatan, baik bisnis maupun non bisnis. "Sebagai contoh, BNI mendukung program penghijauan melalui pembangunan Hutan Kota dan Taman Kota di Banda Aceh, Bali, Solo, Wonosari DIY, Mojokerto, dan DKI Jakart," terangnya.

Apalagi, BNI juga mendukung pengembangan kayu jati bersertifikat ramah lingkungan di Yogjakarta, mendistribusikan satu juga bibit pohon secara gratis kepada masyarakat, membangun pembangkit listrik mikro hidro dan memanfaatkan limbah ternak (biogas) untuk kompor rumah tangga ramah lingkungan.

"Kami juga mendukung rehabilitasi orang utan di Kalimantan Tengah, pengelolaan madu hutan di Sumbawa secara ramah lingkungan, serta penanaman pada berbagai kesempatan dan kawasan di Indonesi," tutupnya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
29 menit yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
50 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
2 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved