USD Naik Tipis, Rupiah Berakhir Makin Terkikis
Senin, 30 November 2015 - 17:07 WIB
USD Naik Tipis, Rupiah Berakhir Makin Terkikis
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup semakin terkapar di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang dunia.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.847/USD. Posisi itu melemah 46 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.801/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.840/USD. Posisi ini melemah 93 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.747/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.861/USD. Posisi itu semakin terdepresiasi atau turun 44 dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.817/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.840/USD, dengan kisaran harian Rp13.689-Rp13.966/USD. Posisi tersebut turun 73 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.767/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD naik tipis terhadap sekeranjang mata uang global pada hari ini. Sementara, prospek stimulus lebih lanjut pada pekan ini oleh Bank Sentral Eropa, euro terus defensif.
Indeks USD naik sekitar 0,1% menjadi 100,12 setelah sebelumnya sempat naik setinggi 100,23 mendekati level tertinggi pada Maret yang sempat menyentuh 100,39.
"Euro memiliki bobot yang tinggi dalam indeks USD, sehingga ketika euro jatuh, indeks pun cenerung naik," kata Ayako Sera ekonom pasar dari Sumitomo Mitsui Trust di Tokyo.
Euro turun sekitar 0,1% menjadi 1,0583, bergerak menuju level terendah pekan lalu sebesar 1,0565. Angka ini turun hampir 4% secara bulanan dan lebih dari 12% sejauh tahun ini. Sementara terhadap yen, euro turun sekitar 0,2% pada level 129,90.
Baca Juga:
USD Konsolidasi, Rupiah Dibuka Semakin Terpuruk
Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.847/USD. Posisi itu melemah 46 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.801/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.840/USD. Posisi ini melemah 93 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.747/USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.861/USD. Posisi itu semakin terdepresiasi atau turun 44 dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.817/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.840/USD, dengan kisaran harian Rp13.689-Rp13.966/USD. Posisi tersebut turun 73 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.767/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD naik tipis terhadap sekeranjang mata uang global pada hari ini. Sementara, prospek stimulus lebih lanjut pada pekan ini oleh Bank Sentral Eropa, euro terus defensif.
Indeks USD naik sekitar 0,1% menjadi 100,12 setelah sebelumnya sempat naik setinggi 100,23 mendekati level tertinggi pada Maret yang sempat menyentuh 100,39.
"Euro memiliki bobot yang tinggi dalam indeks USD, sehingga ketika euro jatuh, indeks pun cenerung naik," kata Ayako Sera ekonom pasar dari Sumitomo Mitsui Trust di Tokyo.
Euro turun sekitar 0,1% menjadi 1,0583, bergerak menuju level terendah pekan lalu sebesar 1,0565. Angka ini turun hampir 4% secara bulanan dan lebih dari 12% sejauh tahun ini. Sementara terhadap yen, euro turun sekitar 0,2% pada level 129,90.
Baca Juga:
USD Konsolidasi, Rupiah Dibuka Semakin Terpuruk
(izz)