JK Klaim Ekonomi RI Bukan Terburuk di ASEAN

Selasa, 01 Desember 2015 - 12:33 WIB
JK Klaim Ekonomi RI...
JK Klaim Ekonomi RI Bukan Terburuk di ASEAN
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla mengklaim perekonomian Indonesia saat ini bukan yang paling buruk di ASEAN. Kendati mengalami perlambatan, namun posisi perekonomian Indonesia masih berada di tengah di antara negara ASEAN lainnya. JK saat ini perekonomian Indonesia memang mengalamiā€Ž perlambatan karena pertumbuhan ekonomi global juga melambat. Namun Indonesia diwarisi pasar dan sumber daya yang cukup besar dan menjadi kekuatan bagi perekonomian di dalam negeri.

(Baca Juga: JK dan BI Gaduh Bikin Ekonomi RI Makin Tidak Pasti)

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga menyebutkan, posisi Indonesia dibanding India, Malaysia, Filipina, dan China memang lebih rendah. Namun, perekonomian Indonesia masih lebih baik dibanding Singapura, Thailand dan Vietnam.

"Kita di ASEAN berada di tengah. Di bawah Filipina, dan Malaysia sedikit. Tapi tentu di atas Singapura. Kalau kita tidak mengelola dengan baik kita bisa turun, tapi kalau manage dengan baik, kita bisa naik," jelas JK dalam dalam acara Indonesia Economic Outlook 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

JK juga menambahkan pasar Indonesia yang besar menjadi sokongan terbesar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya, investor asing banyak yang tertarik lantaran Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanah Air yang besar dan menjadi negara dengan penduduk terbesar nomor empat di dunia.

"Tentu kalau bicara kelemahan kita, ini zaman kompetisi yang enggak bisa dihindari. Uraian kelemahan dari empat hal, biaya lebih mahal karena financial sector, mahalnya logistik di infrastruktur, energi dan birokrasi. Jadi not so bad, not so good. Itu kira-kira posisi ekonomi Indonesia. Tentu harapan kita adalah menjadi lebih baik," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
9 menit yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
42 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
12 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved