Industri Ini Diuntungkan jika RI Gabung TPP

Kamis, 03 Desember 2015 - 15:17 WIB
Industri Ini Diuntungkan...
Industri Ini Diuntungkan jika RI Gabung TPP
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani manilai, beberapa sektor industri di Tanah Air akan memperoleh banyak keuntungan jika Indonesia bergabung dalam kerja sama lintas pasifik atau Trans-Pacific Partnership (TPP).

Menurutnya, beberapa industri yang dimungkinkan akan memperoleh dampak positif dari TPP, yaitu industri tekstil dan produk tekstil (TPT), industri sepatu, dan industri makanan serta minuman.

"‎Cuma nanti tinggal base on product-nya saja. Kalau base on comodity-nya, kalau makanan dan minuman seperti susu, cokelat. Kalau berbahan baku daging mungkin kita belum tentu kompetitif, karena di sana juga penghasil daging," katanya di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Dia mengatakan, dengan masuk ke TPP industri-industri tersebut akan mendapatkan keringanan bea masuk. Bahkan perbedaan bea masuknya bisa mencapai 12%-15%. (Baca: HT: TPP Hanya Jadikan Indonesia Pasar).

Selain itu, ada klausul yang memungkinkan bahwa suatu negara yang bergabung dalam TPP bisa mengusulkan masa waktu untuk kesiapan dari industri tertentu.

"Misalnya Vietnam, setahu saya untuk keterbukaan serikat pekerja, mereka butuh waktu lima tahun. Kemudian Jepang, untuk produk tertentu seperti pertanian bahkan butuh waktu sampai 30 tahun," jelasnya.

Atas dasar itu, peran pemerintah tinggal mendorong agar tenggat waktu kesiapan yang telah diajukan dapat terealisasi. (Baca: AS Lobi RI Masuk TPP sejak 2012).

"TPP bukan hanya pasar, tapi kita meningkatkan standar kita menjadi lebih baik. Nah, ada yang siap dan perlu waktu, jadi harusnya tidak ada yang tidak siap. Tinggal ada yang langsung siap dan ada yang perlu waktu untuk persiapan," pungkas Franky.

Baca Juga:

Tak Libatkan Pengusaha, Niat Jokowi Masuk TPP Jadi Polemik

Untung-Rugi Indonesia Masuk TPP
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pak Ahok, Ada yang Minta...
Pak Ahok, Ada yang Minta Tolong Usut Kejanggalan Tender Kilang Olefin Nih
Bersama Jo Hyundai,...
Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Proyek Olefin TPPI Punya...
Proyek Olefin TPPI Punya Dampak Ekonomi Besar, Bikin Sehat Neraca Dagang
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
21 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved