Asia Melemah, IHSG Dibuka Ikut Memerah
Jum'at, 04 Desember 2015 - 09:14 WIB
Asia Melemah, IHSG Dibuka Ikut Memerah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka memerah melanjutkan pelemahan sebelumnya, di tengah melemahnya bursa utama Asia. IHSG turun 23,81 poin atau 0,52% ke level 4,513,56.
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah, di tengah mayoritas melemahnya bursa utama Asia. IHSG berkurang 8,48 poin atau 0,19% ke level 4.537,38.
Seperti dikutip dari CNBC, saham Asia pada hari ini dibuka lebih rendah setelah Wall Street ditutup di zona merah karena investor melihat komentar dari The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB).
Pasar saham China, Shanghai Composit turun. Saham-saham bank besar turun di atas 1% dengan saham di Bank of China mengalami kerugian hingga 3%.
Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 252 poin atau 1,42% lebih rendah menjadi 17.478, sedangkan indeks S&P 500 turun 30 poin atau 1,44%, dan Nasdaq turun 86 poin atau 1,7%.
Adapun indeks Nikkei 225 turun 325,44 poin atau 1,63% ke level Rp19.614,46; indeks Hang Seng turun 242,89 poin atau 1,08% ke level 22.174,12, indeks Shanghai melemah 39,63 poin atau 1,11% ke level 3.545,19, dan Indeks Straits Times melemah 20,65 poin atau 0,72% ke level 2.863,24.
Sektor saham hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri naik 0,56%. Sementara, sektor yang melemah paling dalam adalah properti, turun 0,67%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp191 miliar dengan 153 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp74,12 miliar dan aksi beli Rp65,11 miliar. Tercatat 33 saham menguat, 105 saham melemah dan 42 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp275 menjadi Rp16.225, PT INdosat Tbk (ISAT) naik RP150 menjadi Rp5.550, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp125 menjadi Rp6.750.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp51.075, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp55 menjadi Rp4.935, dan PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun RP55 menjadi Rp3.225.
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah, di tengah mayoritas melemahnya bursa utama Asia. IHSG berkurang 8,48 poin atau 0,19% ke level 4.537,38.
Seperti dikutip dari CNBC, saham Asia pada hari ini dibuka lebih rendah setelah Wall Street ditutup di zona merah karena investor melihat komentar dari The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB).
Pasar saham China, Shanghai Composit turun. Saham-saham bank besar turun di atas 1% dengan saham di Bank of China mengalami kerugian hingga 3%.
Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 252 poin atau 1,42% lebih rendah menjadi 17.478, sedangkan indeks S&P 500 turun 30 poin atau 1,44%, dan Nasdaq turun 86 poin atau 1,7%.
Adapun indeks Nikkei 225 turun 325,44 poin atau 1,63% ke level Rp19.614,46; indeks Hang Seng turun 242,89 poin atau 1,08% ke level 22.174,12, indeks Shanghai melemah 39,63 poin atau 1,11% ke level 3.545,19, dan Indeks Straits Times melemah 20,65 poin atau 0,72% ke level 2.863,24.
Sektor saham hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri naik 0,56%. Sementara, sektor yang melemah paling dalam adalah properti, turun 0,67%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp191 miliar dengan 153 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp74,12 miliar dan aksi beli Rp65,11 miliar. Tercatat 33 saham menguat, 105 saham melemah dan 42 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp275 menjadi Rp16.225, PT INdosat Tbk (ISAT) naik RP150 menjadi Rp5.550, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp125 menjadi Rp6.750.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp51.075, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp55 menjadi Rp4.935, dan PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun RP55 menjadi Rp3.225.
(izz)
Lihat Juga :