Taspen Rangkul RS Beri Kepastian Kesehatan bagi PNS

Jum'at, 04 Desember 2015 - 11:08 WIB
Taspen Rangkul RS Beri...
Taspen Rangkul RS Beri Kepastian Kesehatan bagi PNS
A A A
JAKARTA - PT Taspen (Persero) akan mengajak seluruh rumah sakit (RS) di Jakarta untuk bekerja sama sebagai RS rujukan pegawai negeri sipil (PNS).

"Kami akan bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit daerah, menunjuk mereka sebagai pengelola kecelakaan kerja," kata Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro dalam rilisnya, Jumat (4/12/2015).

Menurutnya, hal itu sesuai dengan permintaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Sampai saat ini ada sekitar 90 orang PNS di wilayah Pemda DKI yang belum mendapatkan haknya, lantaran Pemprov DKI belum membayar premi.

Dia mengatakan, Program Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian (JKK JKM) yang tertuang dalam PP No 70/2015 mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk Gubernur Ahok.

Program ini bakal diperuntukkan untuk pegawai negeri sipil (PNS) yang dilaksanakan PT Taspen. "Kita sangat mendukung apapun yang dilakukan PT Taspen yang sudah menjadi kewajiban kita," kata Ahok.

Menurutnya, jaminan ini memberikan kepastian kesehatan dan kematian bagi para PNS. Karena selama ini banyak PNS yang hanya mengandalkan uang operasional yang diberikan pemerintah.

Selain itu, Ahok juga mengusulkan agar semua rumah sakit di Jakarta bisa menjadi rujukan tempat berobat PNS. Sehingga PNS yang mengalami kecelakaan bisa dengan mudah mendapatkan perawatan medis.

Terkait biaya uang premi yang berlaku sejak 1 Juli 2015, namun hingga kini belum dibayarkan, Ahok mengatakan Pemda DKI akan secepatnya membayar. Anggaran untuk membayar uang premi sudah diajukan namun belum bisa dicairkan.‎

"Begitu uang tersebut keluar maka segera dibayarkan. Meskipun telat tetapi kami akan menjaminnya untuk segera dilunasi," kata Ahok.

Ahok menilai pelayanan saat ini sudah berkembang. "Pelayanan Taspen sekarang sangat baik, mereka mau melakukan jemput bola. Jadi sudah merencanakan orang yang pensiun langsung diurusin, langsung dilatih dan bahkan uang-uang yang jika ada kejadian apapun langsung ditransfer ke rekening. Ini sangat baik," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerak Cepat TASPEN Berikan...
Gerak Cepat TASPEN Berikan Jaminan Perlindungan bagi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Kabar Gembira! TASPEN...
Kabar Gembira! TASPEN Mulai Salurkan THR 2026 bagi Pensiunan dengan Standar Layanan 5T
Kasus Taspen, KPK Geledah...
Kasus Taspen, KPK Geledah Dua Lokasi di Cibinong dan Depok
KPK Kembalikan Rp883...
KPK Kembalikan Rp883 Miliar Aset Taspen yang Dikorupsi dalam Kasus Investasi Fiktif
PT Taspen Gandeng MNC...
PT Taspen Gandeng MNC Bank Layani Pensiunan Gunakan MotionBanking
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
56 menit yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
3 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
3 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved