Tak Patuhi UU Minerba, IRESS Sebut Freeport Pembangkang

Sabtu, 05 Desember 2015 - 11:11 WIB
Tak Patuhi UU Minerba,...
Tak Patuhi UU Minerba, IRESS Sebut Freeport Pembangkang
A A A
JAKARTA - Indonesia Resources Studies (IRESS) menyebut PT Freeport Indonesia sebagai pembangkang, lantaran selalu mencari cara untuk tidak mematuhi Undang-undang (UU) Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara menuturkan, ‎bahwa pemerintah sejatinya kerap dipojokkan oleh Freeport dengan dalih raksasa tambang Amerika Serikat (AS) butuh kepastian segera, karena kontraknya yang berlaku hingga 2021 sebentar lagi habis. Sementara investasi yang telah ditanamkan di Tanah Air terlampau besar.

"Sebetulnya kita terpojok saat ini dalam kondisi waktu untuk Freeport yang sering mengangkat waktu tinggal enam tahun, tapi investasi besar. Padahal kita dipojokkan karena mereka ulur waktu. Mereka sengaja tekan kita. Membuat waktu terpojok," katanya dalam acara Talkshow Polemik Sindo Trijaya di Jakarta, Sabtu (5/12/2015).

Menurut Marwan, proses renegosiasi kontrak Freeport sejatinya telah mulai dilakukan pada 2011. Namun, saat itu Wakil Duta Besar AS menyatakan, bahwa jika memaksakan rengosiasi kontrak maka justru akan melanggar sanctity of contract dan bahkan akan membuat investor akan lari.

"‎Jadi sejak awal mereka (Freeport) itu ingin membangkang perintah UU Nomor 4 tahun 2009. Jadi kita hadapi secara solid apa yang jadi sikap Freeport selama ini. Bahwa kita siap perpanjang Freeport harus dengan syarat dan kita harus mendapatkan mayoritas," tandasnya.

Baca:
IRESS: Perpanjangan Kontrak Freeport Selalu Sarat KKN
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
7 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
7 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
8 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
8 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
9 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved