Opec Gagal Kata Sepakat, Harga Minyak Mentah Jatuh

Senin, 07 Desember 2015 - 10:17 WIB
Opec Gagal Kata Sepakat,...
Opec Gagal Kata Sepakat, Harga Minyak Mentah Jatuh
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah pada hari ini jatuh di sesi perdagangan pertama setelah anggota OPEC gagal menyepakati target produksi untuk mengurangi stok yang mengakibatkan harga minyak jatuh lebih dari 60% sejak Juni 2014.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) gagal menyepakati plafon produksi minyak pada Jumat kemarin, setelah Iran mengatakan tidak akan mempertimbangkan pembatasan produksi sampai mengembalikan penurunan selama bertahun-tahun di bawah sanksi-sanksi barat.

Hal tersebut diperparah dengan kelebihan pasokan minyak yang melihat produksi melebihi permintaan antara 5-2.000.000 barel per hari dan yang telah mengakibatkan penurunan harga lebih dari 60% sejak 2014.

Minyak mentah AS diperdagangkan pada level USD39,58 per barel pada 00.38 GMT, atau turun 39 sen. Harga minyak brent turun 16 sen menjadi USD42,84 per barel.

Analis mengatakan bahwa OPEC kemungkinan akan mempertahankan produksinya sekitar level saat ini yaitu 31,5 juta barel per hari dan keputusan tentang bagaimana untuk menangani volume baru diharapkan datang ke pasar setelah sanksi barat terhadap Iran dijatuhkan akan ditunda sampai pertemuan kelompok berikutnya pada Juni 2016.

"Komunike terdahulu setidaknya meliputi pernyataan untuk mematuhi atau mempertahankan output yang sesuai dengan target produksi (dari 30 juta barel per hari). Ini tidak mencolok," kata Barclays Bank seperti dikutip dari Reuters, Senin (7/12/2015).

Tidak hanya OPEC yang memutuskan untuk mempertahankan target produksi yang tinggi, tetapi analis mengatakan bahwa kemungkinan akan terus melebihi kuota di mana anggota OPEC menawarkan diskon untuk pelanggan di pertahanan pangsa pasar.

Sebagai hasil dari kelebihan pasokan yang berkelanjutan, analis mengatakan bahwa harga akan jatuh lebih jauh, dengan Goldman Sachs melihat kemungkinan berada pada posisi USD20 per barel.

"Penghapusan efektif kuota OPEC meninggalkan pasar dalam posisi yang lebih rentan. Harga cenderung melemah pekan ini karena pasar ternyata kembali perhatian pada pasokan AS," kata ANZ Bank.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved