Jokowi Minta Menterinya Contek Cara Susi Kelola Anggaran
Selasa, 08 Desember 2015 - 13:46 WIB
Jokowi Minta Menterinya Contek Cara Susi Kelola Anggaran
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menterinya untuk mencontek cara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam mengelola anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
‎Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan dalam sidang kabinet paripurna terakhir tahun ini, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyempurnakan dan melakukan perubahan terhadap nomenklatur. Jokowi sangat menekankan mengenai anggaran K/L.
"Beberapa nomenklatur yang dimaknai bisa menimbulkan persepsi bermacam-macam untuk dihilangkan. Sebagai contoh, apa yang dilakukan Menteri KKP akan menjadi model di tempat lain. Sehingga dengan demikian betul-betul nomenklatur itu langsung pada substansinya," jelasnya di Istana Bogor, Jakarta, Selasa (8/12/2015).
Menurutnya, Jokowi meminta agar anggaran digunakan lebih produktif, dan tidak ada lagi anggaran yang ganda. Selain itu, semuanya harus disusun atas nawacita dan trisakti.
"Yang jelas, anggaran diminta Presiden untuk lebih produktif, tidak ada lagi anggaran dobel atau ganda dan juga semuanya disusun atas nawacita dan trisakti yang telah disampaikan Presiden kepada semua K/L," tandas dia.
‎Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan dalam sidang kabinet paripurna terakhir tahun ini, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyempurnakan dan melakukan perubahan terhadap nomenklatur. Jokowi sangat menekankan mengenai anggaran K/L.
"Beberapa nomenklatur yang dimaknai bisa menimbulkan persepsi bermacam-macam untuk dihilangkan. Sebagai contoh, apa yang dilakukan Menteri KKP akan menjadi model di tempat lain. Sehingga dengan demikian betul-betul nomenklatur itu langsung pada substansinya," jelasnya di Istana Bogor, Jakarta, Selasa (8/12/2015).
Menurutnya, Jokowi meminta agar anggaran digunakan lebih produktif, dan tidak ada lagi anggaran yang ganda. Selain itu, semuanya harus disusun atas nawacita dan trisakti.
"Yang jelas, anggaran diminta Presiden untuk lebih produktif, tidak ada lagi anggaran dobel atau ganda dan juga semuanya disusun atas nawacita dan trisakti yang telah disampaikan Presiden kepada semua K/L," tandas dia.
(izz)
Lihat Juga :