Susi Pudjiastuti Bukan Mahadewi Soal Larangan Ekspor Benih Lobster

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:23 WIB
loading...
Susi Pudjiastuti Bukan...
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Hasan Aminuddin menyebut, eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, bukanlah mahadewi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Hasan Aminuddin menyebut, eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, bukanlah mahadewi yang tidak memiliki kesalahan saat menahkodai KKP. Sebagai seorang manusia, Susi tentu memiliki kesalahan.

Pandangan Hasan merupakan respons atas pernyataan yang diutarakan adik kandung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo , yang menyebut kebijakan larangan ekspor benih bwning lobster (BBL) atau benur yang dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016 di masa Susi Pudjiastuti adalah suatu kekeliruan.

(Baca Juga: Susi Pudjiastuti 'Ngamuk' Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo )

Di mana, Hashim menyebut, apabila ekspor benih lobster bisa dilakukan, Indonesia akan menjadi negara terkuat untuk produk kelautan. "Jadi melihat hal itu banyak orang bilang Indonesia itu berpotensi superpower produk kelautan. Kita yang besar, bukan Vietnam! Kebijakan menteri lama ini keliru," katanya.

(Baca juga : Penyuap Mensos Siapkan Rp14,5 Miliar dalam 7 Koper dan 3 Ransel )

Meski begitu, ihwal belid larangan ekspor benur, Hasan mengaku, sepakat dengan kebijakan pemilik maskapai penerbangan Susi Air tersebut. Pada aspek ini, dia menilai tidak ada kesalahan yang dilakukan Susi. Justru, ketika kebijakan yang diterbitkan pada 2016 silam itu didasari pada budidaya lobster dan kepentingan para nelayan.

Namun, saat dimintai pandangannya lebih jahu ihwal pernyataan Hashim, dia enggan berkomentar secara terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Susi Pudjiastuti Ditunjuk...
Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komut Independen bank bjb
Pemerataan Energi Bersih...
Pemerataan Energi Bersih lewat 70 Ribu Jaringan Transmisi Pintar, Hashim Ajak Siap Hadapi Transisi Energi
Hashim Ungkap Pesan...
Hashim Ungkap Pesan Prabowo: Tanah BUMN Adalah Tanah Rakyat, Haram Dijual
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Rekomendasi
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved