BI Rate Tinggi Picu Timbulnya Mafia Perbankan

Rabu, 09 Desember 2015 - 11:34 WIB
BI Rate Tinggi Picu...
BI Rate Tinggi Picu Timbulnya Mafia Perbankan
A A A
JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (Alfi) menginginkan Bank Indonesia (BI) bisa menurunkan suku bunga acuannya (BI rate) yang saat ini masih bertahan di level 7,5% selama 10 bulan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Alfi Akbar Djohan memandang, saat ini sedang terjadi praktik mafia perbankan dengan memanfaatkan BI rate yang tinggi. (Baca Juga: Penurunan BI Rate Tersandera Kenaikan Suku Bunga Amerika)

"Sudah saatnya pemerintah kita membereskan mafia di perbankan bukan hanya mafia migas, dan pelabuhan karena terang benderang BI rate tertinggi di ASEAN maupun dunia," ujarnya dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (9/12/2015).

Menurutnya pemerintah dapat melakukan pembenahan terkait tingginya BI rate yang dinilai pengusaha sebagai indikator terjadinya praktik mafia di sektor perbankan.

Akbar mengungkapkan, sejauh ini BI belum bisa menjelaskan kepada pengusaha secara transparan soal alasan rentannya sistem keuangan Tanah Air terhadap setiap kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).

Tingkat suku bunga yang tinggi, lanjut Akbar telah membuat pengusaha dalam negeri kesulitan mencari pinjaman guna mengembangkan bisnisnya.

"Saat ini pengusaha-pengusaha logistik lebih tertarik untuk mendapatkan pinjaman dari bank asing lantaran tawaran bunga yang kompetitif," pungkasnya.

Sekedar informasi, BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17 Desember mendatang dengan salah satu keputusannya yaitu penetapan besaran BI rate.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved