Euro Perkasa, Rupiah Dibuka Dekati Rp14.000/USD
Kamis, 10 Desember 2015 - 10:05 WIB
Euro Perkasa, Rupiah Dibuka Dekati Rp14.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka semakin melemah mendekati level Rp14.000/USD di tengah menguatnya euro dan yen atas USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.958/USD. Posisi ini anjlok 101 poin dari penutupan sebelumnya di lebel Rp13.853/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka Rp13.985/USD dan pada pukul 9.42 sedikit menguat ke posisi Rp13.958/USD. Posisi ini melemah dari posisi sebelumnya yang berakhir di level Rp13.893/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.863/USD. Posisi itu membaik dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.983/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah dibuka pada level Rp13.750/USD. Posisi ini membaik dibading penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.965/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD pada hari ini melemah atas euro dan yen. Euro menguat atas USD setelah komentar dari Gubernur Bank Sentrak Eropa terkait stimulus.
Euro terhadap USD naik menjadi 1,1021, setelah sempat naik tertinggi dalam satu bulan yang berada pada posisi 1,1044.
Greenback juga mengalami penurunan terbesar satu hari di lebih dari tiga bulan terhadap yen. Di mana yen terhadap USD berada pada rentang 122,23-123,77 pada bulan lalu dan terakhir naik 1,2% berada pada posisi 121,53.
Dengan menguatnya euro dan yen, indeks USD turun ke posisi terendah dalam lebih dari satu bulan. Di mana indeks USD berada pada level 97,372.
Analis mengatakan, pasar juga memotong posisi USD cukup panjang menjelang diumumkannya kenaikan suku bung AS oleh Federal Reserve pekan depan.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.958/USD. Posisi ini anjlok 101 poin dari penutupan sebelumnya di lebel Rp13.853/USD.
Rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka Rp13.985/USD dan pada pukul 9.42 sedikit menguat ke posisi Rp13.958/USD. Posisi ini melemah dari posisi sebelumnya yang berakhir di level Rp13.893/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada pada level Rp13.863/USD. Posisi itu membaik dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.983/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah dibuka pada level Rp13.750/USD. Posisi ini membaik dibading penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.965/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, USD pada hari ini melemah atas euro dan yen. Euro menguat atas USD setelah komentar dari Gubernur Bank Sentrak Eropa terkait stimulus.
Euro terhadap USD naik menjadi 1,1021, setelah sempat naik tertinggi dalam satu bulan yang berada pada posisi 1,1044.
Greenback juga mengalami penurunan terbesar satu hari di lebih dari tiga bulan terhadap yen. Di mana yen terhadap USD berada pada rentang 122,23-123,77 pada bulan lalu dan terakhir naik 1,2% berada pada posisi 121,53.
Dengan menguatnya euro dan yen, indeks USD turun ke posisi terendah dalam lebih dari satu bulan. Di mana indeks USD berada pada level 97,372.
Analis mengatakan, pasar juga memotong posisi USD cukup panjang menjelang diumumkannya kenaikan suku bung AS oleh Federal Reserve pekan depan.
(izz)